PENCABUT NYAWA

Duka dan kehilangan masih menyelimuti perasaanku. Enam bulan yang lalu Mina meninggal dengan sebab yang misterius. Kedua ibu jari kaki Mina putus. Polisi menduga Mina meninggal karena kehabisan darah. Tiga bulan yang lalu, Adit cucuku, anak Mina, juga meninggal. Sama persis seperti Mina, kedua ibu jari kaki Adit putus. Polisi masih belum berhasil mengetahui penyebab putusnya kedua ibu jari kaki Mina dan Adit.

“Kenapa nasib sial selalu hadir dalam keluargaku, Tuhan?” tanyaku dalam hati. Mina dan Adit adalah keluargaku yang tersisa. Wawan anakku satu-satunya meninggal dalam kecelakaan pada hari Adit dilahirkan.

Rasa sakit membuyarkan lamunanku. Kakiku berdarah. Toti dan Tito, kura-kura kesayangan Wawan sedang menggigiti ibu jari kakiku. Pandanganku berangsur gelap.

*merangkai kisah di Jejakubikel, 08 JUNE vs JUNO, A 111 Kata Juni, 226 Kura-kura*

No comments:

Post a Comment

Hai!
Terima kasih sudah berkunjung dan membaca tulisan-tulisan di blog ini.
Silakan meninggalkan komentar dengan bahasa yang baik, asyik, dan sopan.
Komentar dimoderasi. Komentar anonim dan link hidup dalam komentar, mohon maaf, akan dihapus.
Salam hangat! :)