PRIA BERUNTUNG

Dari jendela kamarku di lantai dua, aku bisa puas mengamati dia. Namanya Adam, umurnya 18 tahun. Dia menolongku waktu jatuh dari motor. Karena tidak punya tempat tinggal dan pekerjaan tetap di Jakarta, aku mengajaknya bekerja di rumah sebagai tukang kebun.

Sudah setahun dia bekerja di sini. Tahun ini dia akan mulai kuliah di jurusan teknik arsitektur. Ternyata Adam juga pintar. Aku berinisiatif membiayai kuliahnya dengan syarat dia tetap mengurusi tanaman-tanamanku setelah pulang kuliah.

Satu tahun sudah cukup bagiku untuk mengenal Adam. Selain pintar, dia juga baik hati dan jujur. Wajahnya juga tampan. Aku sudah bulat dengan keputusanku, menjodohkan Adam dengan Ranti anak semata wayangku dan mewariskan seluruh kekayaanku kepada mereka berdua.

*merangkai kisah di Jejakubikel, 08 JUNE vs JUNO, A 111 kata Juni, 216 Adam 18 tahun tukang kebun yang cakep*

No comments

Hai!
Terima kasih sudah berkunjung dan membaca tulisan-tulisan di blog ini.
Silakan meninggalkan komentar dengan bahasa yang baik, asyik, dan sopan.
Komentar dimoderasi. Komentar anonim dan link hidup dalam komentar, mohon maaf, akan dihapus.
Salam hangat! :)