SELAMAT TINGGAL DIARY, SELAMAT DATANG MEMORI

Dear diary…

Suatu masa, kamu pernah jadi teman terbaik.
Kepadamu, aku bisa bercerita tentang apa saja.
Saat jatuh cinta, sebab menangis, amarah terpendam.
Semua aku bagi hanya dengan kamu.

Kamu juga pernah jadi teman yang setia.
Tak masalah aku seorang diri berkubang sepi.
Karena aku hanya perlu membukamu.
Tenggelam dalam berlembar-lembar kata.

Sayangnya, kamu tidak mengenal kata rahasia.
Kamu tidak bisa memilih siapa pemilik sejatimu.
Kamu diam saja ketika mereka menelanjangimu.
Padahal seharusnya kamu berontak.
Kamu kunci rapat-rapat lembaranmu.
Menyimpan semua tentang aku dalam kebisuanmu.

Sudah masanya aku berpaling.
Maafkan aku diary..
Biarlah api membawamu pergi menuju kenangan.
Tak hilang tanpa bekas kau dalam hariku.
Angin akan menyimpan serbukmu dan ceritaku.

*merangkai kisah di Jejakubikel, 08 JUNE vs JUNO, A 111 Kata Juni, 239 Diary*

No comments:

Post a Comment

Hai!
Terima kasih sudah berkunjung dan membaca tulisan-tulisan di blog ini.
Silakan meninggalkan komentar dengan bahasa yang baik, asyik, dan sopan.
Komentar dimoderasi. Komentar anonim dan link hidup dalam komentar, mohon maaf, akan dihapus.
Salam hangat! :)