SENJA NESTAPA

senja sudah mulai merapat
bayangmu tak sedikitpun dekat

aku merindumu
seperti jelaga yang tumpah
dan air tak mampu menghapusnya tanpa sisa

jingga sudah mulai berubah pekat
tentangmu masih saja kurasa lekat

aku menunggumu
sebagai ibu yang mencintamu
sampai surga memanggil kembali

*maafkan aku menangis*


Sary Melati
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

No comments

Hai!
Terima kasih sudah berkunjung dan membaca tulisan-tulisan di blog ini.
Silakan meninggalkan komentar dengan bahasa yang baik, asyik, dan sopan.
Komentar dimoderasi. Komentar anonim dan link hidup dalam komentar, mohon maaf, akan dihapus.
Salam hangat! :)