SESAAT RESAH

Tiba-tiba hadir gelisah
Mencoba mengalirkan kesah
Di sudut mata yang mulai basah
Menodai bahagia dalam sebuah kisah

Kucoba tepis segala marah
Tak ingin jatuh terbawa resah
Jauh jarak sebagai pemisah
Bukan alasan hari tak lagi cerah

Adakah serasa kau terlempar jauh ke bawah?
Hingga sulit senyum hadir di wajah
Genggam tanganku dan seka semua gundah
Karena bahagialah yang mesti selalu merekah

1 comment:

  1. suka, Mak Sary :)

    saya juga suka menulis puisi dengan rima. enak dibaca karena liris :)

    ReplyDelete

Hai!
Terima kasih sudah berkunjung dan membaca tulisan-tulisan di blog ini.
Silakan meninggalkan komentar dengan bahasa yang baik, asyik, dan sopan.
Komentar dimoderasi. Komentar anonim dan link hidup dalam komentar, mohon maaf, akan dihapus.
Salam hangat! :)