Sary Melati Journal: Sabtu Ceria Bersama Kak Awam Prakoso

May 5, 2012

Sabtu Ceria Bersama Kak Awam Prakoso



Siapa sih yang gak kenal dengan Kak Awam Prakoso, pendongeng kondang pendiri Kampung Dongeng yang memiliki kemampuan meniru berbagai macam suara?

Hari ini, Sabtu, 5 Mei 2012, aku berkesempatan bertemu dan ngobrol-ngobrol singkat dengan Kak Awam dalam acara workshop "Kreasi Dongeng Untuk si Kecil" yang diadakan oleh Komunitas Dongeng Untuk Si Kecil, bertempat di Hongkong Cafe, Jl. Sunda No.6, Thamrin, Jakarta Pusat. Agenda acaranya antara lain, community gathering, storytelling dan sharing session tips dan trik mendongeng kreatif bersama Kak Awam dan kegiatan mewarnai untuk anak-anak.

Anak-anak? Iya.. para peserta workshop diperbolehkan membawa satu orang anaknya yang berumur 3 - 5 tahun. Kesempatan deh mengajak Moses :)) Seneng kalau dapat undangan yang melibatkan anak-anak, jadinya kan gak perlu pergi dengan perasaan bersalah karena meninggalkan anak di rumah :) 

Sebelum acara dimulai, para peserta dipersilakan menikmati makanan dan minuman ringan sambil menunggu panitia yang sedang bersiap-siap. Aku lihat banyak juga ibu-ibu yang datang bersama suaminya. Ya, iyalah.. Kalau mengundang ibu-ibu dan bawa anak, bapak-bapaknya pasti ikutan juga. Termasuk aku yang mengajak suami hehehe..

papi juga ikut ^_^

MC Kak Putri Soehendro
Acara dibuka oleh Kak Putri Soehendro, yang namanya juga sudah terkenal di dunia dongeng mendongeng. Kak Putri menjelaskan tujuan dari acara ini adalah mengajak orangtua untuk mendongeng kreatif kepada anak-anaknya. Para blogger yang hadir diharapkan bisa menyebarluaskan kegiatan mendongeng ini melalui blognya, karena mendidik anak dengan cara bertutur (bercerita) sudah terbukti banyak manfaatnya. Mikdad, anak laki-laki Kak Awam ikut meramaikan dengan menyanyikan satu buah lagu.

Mikdad

Acara mulai seru ketika sesi storytelling Kak Awam dimulai. Kak Awam tidak langsung mendongeng, tapi berusaha menarik perhatian dulu dengan bernyanyi dan bermain tebak-tebakan. Setelah berhasil menarik perhatian anak-anak, baru deh Kak Awam bercerita tentang seorang anak bernama Ani yang ingin memberi hadiah bunga untuk ibunya. Ceritanya sebenarnya sederhana, tapi karena disampaikan dengan gaya yang menarik, musik dan suara-suara lucu Kak Awam, rasanya jadi luar biasa. Kak Awam juga memasukkan pesan moral dalam cerita tersebut. Misalnya tentang kebiasaan makan yang baik, gak berantakan dan berjatuhan ke lantai. Aku yakin, gak cuma para anak-anak yang terbawa suasana dan tertawa terpingkal-pingkal menonton aksi Kak Awam, emak-emak dan bapak-bapaknya juga ikut heboh :))


Storytelling selesai, para orangtua mengikuti workshop singkat "Kreasi Dongeng untuk si Kecil" sementara anak-anak mengikuti kegiatan mewarnai di ruangan lain.


Seperti halnya sesi storytelling sebelumnya, workshopnya juga berlangsung seru, karena Kak Awam menyampaikan materi seperti sedang mendongeng juga. Wes udah tua didongengin masih seneng toh? Hehehe..

Awam Prakoso, atau biasa dipanggil Kak Awam ini sudah menekuni dunia dongeng sejak tahun 1999. Beliau adalah pendongeng yang sangat kreatif dan memiliki kemampuan meniru berbagai macam suara. Aku saja sampai terbengong-bengong karena suara-suara yang ditiru Kak Awam dalam dongengnya, mirip banget sama aslinya :))

Dongeng menurut Kak Awam adalah kreatifitas. Dongeng menyampaikan cerita tentang dunia anak yang sangat menakjubkan dan luar biasa. Di dalam dongeng itu kita bisa menyampaikan pesan moral yang menangani berbagai macam persoalan anak-anak. Kak Awam mencontohkan pengalamannya suatu ketika bertemu dengan anak yang rewel di dalam pesawat. Untuk menarik perhatian anak tersebut, Kak Awam menggunakan boneka dan menirukan suara kucing. Tapi, Kak Awam mengingatkan, kita tidak boleh frontal ketika ingin menarik perhatian anak yang sedang rewel. Kalau misalnya pada saat itu Kak Awam langsung menghampiri dan mengajak anak itu berkomunikasi dengan boneka yang mengeluarkan suara-suara aneh, bisa jadi si anak malah tambah takut dan menangis. Jadi Kak Awam menarik perhatiannya dengan menempelkan boneka ke jendela pesawat dan si boneka berbicara tentang langit dan awan.

Kak Awam juga mematahkan beberapa alasan penyebab orangtua atau guru jarang atau tidak rutin bercerita kepada anak-anaknya.
  1. Saya tidak bisa, padahal manusia secara naluri suka bercerita.
  2. Saya tidak punya banyak materi cerita, padahal lingkungan sekitar merupakan referensi yang bagus untuk materi cerita.
  3. Saya gak pede, padahal pendengarnya adalah anak sendiri.
Cerita dan dongeng itu ternyata ada bedanya. Cerita bisa berupa kisah nyata dan tidak nyata. Sedangkan dongeng adalah kisah tidak nyata, yang berasal dari rekayasa imaginasi tentang alur perjalanan hidup dan berisi pesan moral (yang baik). Dongeng bentuknya macam-macam, fabel, mitos, legenda, dan lain sebagainya. Sebelum mendongeng atau bercerita, sebaiknya kita melakukan beberapa persiapan, seperti:
  1. Memilih atau membuat cerita. Yang terpenting ditahap ini adalah pesan/maksud yang ingin disampaikan harus baik dan benar, tidak ada unsur kekerasan, pornografi dan percintaan yang tidak sesuai dengan umur anak-anak. Selain itu juga hindari unsur tiba-tiba (instant) dalam cerita. Misalnya: menggosok-gosok lampu ajaib, tiba-tiba keluar jin yang bisa mengabulkan permintaan, tiba-tiba permintaannya terkabul dan muncul begitu saja. Harus ada pesan moral tentang perjuangan untuk mencapai suatu tujuan.
  2. Alat peraga, misalnya buku dan boneka. Alat peraga penting untuk menciptakan interaksi antara orangtua dan anak. Pilihlah buku dengan gambar-gambar berwarna-warni dan sedikit tulisan. Tips dari Kak Awam, pegang buku dengan tangan kiri dan gunakan tangan kanan untuk membalik halaman buku. Usahakan konsentrasi anak tidak terganggu saat kita sedang membalik halaman.
  3. Menghafalkan cerita
  4. Mempersiapkan tempat
Kak Awam Prakoso

Suasana (hati) si anak juga penting untuk diperhatikan. Jangan anak sedang asyik main, ditarik-tarik ibunya karena ingin mendongeng :D Cari perhatian anak dengan makanan, main tebak-tebakan, lagu atau permainan. Cari perhatian ini, kata Kak Awam disebut dengan Teknik Membuka Cerita, tujuannya untuk menciptakan kesan pertama. Teknik berceritanya sendiri meliputi posisi, vokal, ekspresi, alat peraga, improvisasi. Pencerita harus tenang, bijaksana dan melibatkan anak dalam proses ceritanya. Jadi kalau anaknya banyak bertanya, jangan dimarahi. Itu adalah salah satu bentuk komunikasi anak terhadap orangtua. 

Kayak Moses, misalnya. Moses itu senang sekali didongengin. Selalu deh narik-narik aku atau papinya untuk cerita. Kami suka melibatkan Moses dalam proses bercerita. Misalnya papinya mengawali cerita dengan, "Pada suatu hari ada seekor...." Disini Moses menentukan sendiri jenis hewan yang menjadi tokoh utama. Terus lanjut.. "Gajahnya lagi..." Moses melanjutkan dengan menentukan kegiatan yang sedang dilakukan si gajah, Begitu seterusnya. Tujuannya untuk merangsang imaginasinya Moses, karena kalau dikasih cerita yang rumit-rumit kan dia belum bisa menangkap maksudnya. Tentunya berbeda kalau yang didongengin itu kakak-kakaknya yang lebih besar.

Gak terasa waktu berlalu. Senang tapi rasanya masih kurang deh ilmu mendongeng dari Kak Awam :D. Yang bikin tambah senang juga, karena berhasil menjawab pertanyaan dari Kak Putri di sesi tanya jawab, aku dapet hadiah voucher belanja 300 ribu. Alhamdulillah..., pulang didongengin bisa langsung shopping #eh :)))

Selesai makan siang yang sudah disiapkan oleh panitia, aku balik lagi ke ruang pertemuan tadi, maksudnya pengen ngobrol-ngobrol dengan Kak Putri, tapi ternyata Kak Putri-nya sudah gak ada. Akhirnya ngobrol-ngobrol sama Kak Awam deh. Kak Awam cerita tentang Kampung Dongeng yang lokasinya ternyataaa deket banget sama rumahku, Jl. Musyawarah, RT.03/04, No. 26 Kampung Sawah, Ciputat - Tangerang.

Kampung Dongeng didirikan pada tanggal 18 Mei 2009, bertepatan dengan ulangtahunnya Kak Awam, ternyata. Lokasinya sih kata Kak Awam halaman rumput dekat dengan rumahnya. Setiap hari Minggu pertama di awal bulan, Kampung Dongeng mengadakan kegiatan rutin Ka-Do awal pekan. Kegiatan ini selalu dikunjungi ratusan anak dan orangtua dari wilayah Jakarta dan sekitarnya. Hari Minggu besok, 6 Mei 2012 adalah Ka-Do awal pekan di bulan Mei. Kak Awam juga mengundang kami untuk datang ke acara perayaan ulang tahun Kampung Dongeng tanggal 20 Mei nanti. Tanggal 19 Mei akan ada lomba mendongeng untuk ayah.. Hohoho si papi ditodong untuk datang ikutan lomba :))

Aku - Kak Awam - Mak Sumiyati

Seneng deh pokoknya hari ini, bener-bener Sabtu ceria :)) Dapat ilmu banyak, hadiah banyak, makan enak.. :)) Moses aja yang kecapean, sampai rumah langsung segar lagi, lanjutin mewarnai bukunya. Dia juga dapat hadiah banyak loh :)) Terimakasih Kak Awam, terimakasih Kampung Dongeng, terimakasih Komunitas Dongeng Untuk si Kecil yang sudah berbagi dengan kami hari ini. Semoga kebaikan kalian menyebar ke semesta dan membawa manfaat untuk banyak orang dan berbalas berkah luar biasa. Sungkem untuk semuanya :)

Hadiahnya Moses: buku cerita bergambar + stiker, 
buku mewarnai, crayon dan boneka tangan gajah

Moses: "Ini karyaku.."
Ashira: "Aku bantuin loh.." ^_^



4 comments:

  1. Duh...aku bacanya geregetan pengen ikutan jugaaaa >_<
    Tapi gapapa, mampir ke blog kak Awam aja deh..

    Jadi teringat buku cerita yang aku beli utk didongengin ke si kecil...mungkin sekarang waktunya didongengin, soalnya udah hampir 3 taon ^_^

    ReplyDelete
  2. @rina susanti:
    add facebooknya aja, supaya gak ketinggalan info acara berikutnya.. :)


    @mayya:
    anak-anakku malah dari bayi udah didongengin.. yang penting dia udah bisa merespon suara dan mimik muka kita :D

    ReplyDelete

Hai!
Terima kasih sudah berkunjung dan membaca tulisan-tulisan di blog ini.
Silakan meninggalkan komentar dengan bahasa yang baik, asyik, dan sopan.
Komentar anonim, mohon maaf, akan dihapus.
Salam hangat! :)