Praktek Berkebun

Kira-kira dua minggu yang lalu, sepulang sekolah Moses laporan kalau ibu guru minta anak-anak membawa Pop Ice. Reaksi pertamaku, heran. Untuk apa anak TK disuruh membawa Pop Ice? Sepanjang pengetahuanku, guru-guru di sekolah Moses cukup ketat soal pemberian makanan untuk anak-anak. Orangtua disarankan untuk membawakan bekal yang sehat untuk anak-anaknya. Tapi, gak mungkin juga Moses mengarang cerita, karena dia belum pernah dikenalkan dengan minuman Pop Ice.

Aku sms suamiku, memintanya mampir membeli Pop Ice sepulang kerja nanti sembari menyatakan keherananku. Suamiku bilang Moses juga bilang kepadanya soal Pop Ice saat dijemput pulang sekolah. Dia juga heran, karena merasa belum pernah memngenalkan Pop Ice kepada Moses dan menduga itu hanya kata-kata yang Moses dengar lewat teman-temannya. Tapi karena Moses mengatakan hal yang sama kepadaku, suamiku jadi berpikir memang ibu guru menyuruh seperti itu.

Singkat cerita, keesokan harinya dibawalah kemasan Pop Ice itu ke sekolah. Aku masih memikirkan bagaimana caranya nanti ibu guru mengolah Pop Ice yang dibawa oleh anak-anak. Repot sekali dan kenapa memilih Pop Ice?

Sepulang mengantar Moses, suamiku bercerita kalau ada kesalahpahaman. Ternyata bukan disuruh bawa Pop Ice tapi gelas bekas Pop Ice. Owalah.. 

Rabu siang kemarin Moses pulang dari sekolah membawa gelas plastik yang terdapat tanaman tauge di dalamnya. Ternyata gelas bekas Pop Ice yang waktu itu digunakan untuk praktek berkebun. Momennya pas sekali dengan rencana kami mengenalkan dunia tumbuhan kepada Moses. Dia senang sekali punya pohon kecil di dalam gelas, bisa dipegang dan dibawa kemana-mana :D



1 comment:

  1. Anak2 lebih fokus pd pop icenya brarti, ya. Hahahah

    Segeeer pohon taugenya, apalagi yg bawa si ganteng Moses. :D

    Selamat bekebuuun. . .

    ReplyDelete