Diet, Bu!

Health.Com
Baru kali ini aku hamil dinyatakan kelebihan berat badan!

Hari ini adalah jadwal kunjungan bulanan ke dokter kandunganku. Usia kehamilanku sekarang memasuki 25 minggu. Umumnya situasi rumah sakit di hari Sabtu, pagi tadi pun penuh dan ramai. Setelah kurang lebih 3 jam menunggu, tibalah giliranku. Begitu melihatku, dokternya kaget, "Bu Sary gemuk sekali!" Dan ternyata berat badanku memang bertambah 4 kg dari berat badan sebulan yang lalu? "Diet, bu!" lanjut bu dokter lagi. Aku cuma bisa bengong, begitupun suamiku, bengong sambil senyum-senyum mesem.. -_-

Memang sih, pertambahan berat badan selama hamil idealnya tiap bulan itu 0,5 kg. Sedangkan aku bulan ini nambah 4 kg. Banyak banget kan kelebihannya? Anehnya, sebelumnya di ruang tunggu ada orang yang  komen, koq hamilnya kecil sih? Halah! Pusing jadinya!

Untungnya setelah di USG, berat bayinya normal, gak berlebihan seperti yang dikhawatirkan dokter. Jadi kelebihan berat badan itu ya larinya ke aku! Padahal biasanya tiap kali hamil dan melahirkan, selalu ada yang bilang aku seperti balon meletus. Setelah melahirkan ya langsung kempes lagi. Tiba-tiba sekarang disuruh diet?

Sesampainya di rumah, aku menganalisa pola makanku sebulan terakhir ini. Rasanya sih gak jauh beda. Aku bukan tipe orang yang makan banyak dan suka ngemil, tapi koq bisa nambah 4 kg ya dalam 1 bulan? Apa karena bedrest dan jarang bergerak, lemak jadi menumpuk? Whatever-lah, pada akhirnya, setelah diskusi panjang dengan suami, kami memutuskan untuk mulai mengubah pola dan kebiasaan makan kami sehari-hari tentunya dietnya disesuaikan dengan kondisiku yang sedang hamil ini.

Perbaikan pola makan ini sebenarnya sudah kami diskusikan sejak lama. Saat walikota Depok mencanangkan program one day no rice setiap hari Selasa, aku dan suami udah kepengen ikut juga. Lalu saat seorang emak blogger, Nike Rasyid, ngetwit kalau dia juga ikutan program one day no rice ini, padahal dia tinggalnya di Palembang, aku jadi tambah tertarik. Tapi niat tinggal niat, gak terlaksana sampai sekarang. Malahan suamiku tanpa banyak bicara, sejak sebulan lalu mulai mengurangi konsumsi nasi.

Awal tahun 2013, kepala sekolah dasar tempat anak-anakku belajar mulai menerapkan pula program one day no rice di sekolah. Setiap hari Selasa anak-anak diminta membawa bekal makanan sehat selain nasi. Setelah diskusi tadi, aku dan suami merasa ini saat yang tepat untuk memulai. Tidak hanya kami berdua, tapi juga melibatkan anak-anak. Alasannya sederhana saja, untuk kesehatan jangka panjang. Perbaikan pola makan ini bukan berarti gak makan nasi sama sekali, tapi lebih tepatnya ke food combining. Hm, bisa gak ya? Mengubah kebiasaan itu, siapapun tahu, bukan hal yang mudah, makanya kami memilih melakukannya bersama-sama. Mudah-mudahan juga setelah ditulis, niat ini bukan jadi sekadar niat saja, jadi insya Allah cerita ini masih akan bersambung :) 

10 comments

  1. Serius mbak disuruh diet?
    hihihi.
    aku pernah, karena waktu itu naik dari bulan sebelumnya 2,5kg dsognya bilang takutnya anaknya lahirnya gede.

    tapi kayaknya dirimu gak ndud walopun lagi hamil mbak.

    soal sehari tanpa nasi itu awalnya aja, klo dah kebiasaan tiap hari juga bisa mengurangi porsi nasi.

    semangat ya mbak..
    semoga semua sehat :)

    ReplyDelete
  2. BB sebelum hamil 55,lalu ngidam jadi 50, setelah usia 5 bulan naiknya drastis banget.. lalu hamil di bulan ke 8 jadi 66 berat bayi nya pun 3,5 perkiraan. lalu di suruh lah aku diet mak.. tapi tak berhasil malah tetap naik .

    Pas lahiran berat anakku 4,25. akhirnya cesar karena anak ke1.

    ya ke dua disuruh diet lagi.. agak berhasil walau pas lahir tetep 4,1.

    ReplyDelete
  3. waaa emang bisa gemukkk yaa hihihi
    rencana food combainingnya kerennnn
    go go go...
    semoga sehat selalu lancar dimudahkan segalanya ya makkk my super mom, kisskiss

    ReplyDelete
  4. @nike:
    iya serius :)) dokternya sampe tanya apakah aku beli/ganti baju dan celana dgn ukuran yg lebih besar karena gemuk :)) pdhl celana legging waktu blm hamil masih muat loh. emang khawatirnya babynya gede didalem sih, tp ternyata normal aja.

    Cuma ya gpp sekalian diet aja, males juga kl udah lahiran nanti jadi ndut bgt, secara aku kan mungil gitu hihi

    ReplyDelete
  5. @hana:

    aku baru bulan ini aja, mak, naik bb nya drastis sampai 4 kg. bulan2 sebelumnya normal naik 0,5 kg.

    Wuih anaknya lahir gede2 ya.. aku paling besar yg anak no 2, 3.3 kg. lainnya 2.8; 2.85 dan 3 kg. alhamdulillah normal semua.

    ReplyDelete
  6. @meyrindha:

    nah, tuh kaaan.. hihihi.. sejujurnya aku jg gak merasa ndut koq, tapi ternyata angka di timbangan berkata lain.. jadi, ya nurut aja deh, yang penting sehat :)

    makasih doanya ya, darl.. *mwah*

    ReplyDelete
  7. food combingin gmana itu mbak?? wah Lha badannya kecil kok disuruh diet segala yaa :D

    Moga2 sehat selalu yaa mbak :D

    ReplyDelete
  8. Aku 5 kali hamil ga pernah disuruh diet. Padahal naiknya banyak juga. Dokter mbak Mira perhatian sekali ya...
    Semoga kandungan dan mamanya sehat selalu...

    ReplyDelete
  9. @niar:
    mengatur pola makan dan jenis makanannya, jadinya semua terserap dengan baik sm tubuh kita.

    Hihi aku juga bingung, tapi kalo bikin sehat ya ga pa pa.. yg penting gak bikin tambah kurus :))

    ReplyDelete
  10. @niken:
    iya mbak, alhamdulillah dapet dokter yang baik, pdhl ini baru ganti dokter lagi setelah hamil yg dulu2.. e taunya dpt yg baik n cocok juga..

    Makasih doanya. btw aku sary, mbak, jangan ketuker sama mira, bingung nanti orang rumah hehehe...

    ReplyDelete

Hai!
Terima kasih sudah berkunjung dan membaca tulisan-tulisan di blog ini.
Silakan meninggalkan komentar dengan bahasa yang baik, asyik, dan sopan.
Komentar dimoderasi. Komentar anonim dan link hidup dalam komentar, mohon maaf, akan dihapus.
Salam hangat! :)