Jumpa Sahabat

"Biar sudah saling sapa di dunia maya selama bertahun-tahun, kita belum kenal sampai saat tadi kita bertemu di depan pagar rumah dan bersalaman." (IPD)

Aku lupa kapan tepatnya pertama kali "berkenalan" dengan sosok ini di dunia maya. Yang kuingat adalah, aku mengenal istrinya terlebih dahulu melalui kolom komentar dan widget Chat Box di blog kami masing-masing. Waktu itu kami berkenalan dan bertukar sapa karena kebetulan anak-anak kami sama-sama homeschooling. Jadi, melalui blog kami saling bertukar cerita dan informasi yang kemudian tambah intens melalui Yahoo Messenger, telpon dan SMS.

Melalui sang istri inilah aku mengenal sosok sang suami, yang ternyata mempunyai hobi unik, melakukan solo touring menggunakan sepeda. Aku mengikuti kisah, foto dan video perjalanannya yang kerap dibaginya melalui dunia maya. Sampai akhirnya aku pun berkesempatan berkenalan dengan beliau secara pribadi dan mengenal lebih dekat keluarganya. 

Setelah beberapa tahun tak saling bertukar kabar, hari Rabu yang lalu istrinya menghubungiku melalui telepon, mengabarkan kalau suaminya sedang touring dan saat itu sedang berada di daerah Bogor. Untuk menepati janjinya beberapa tahun lalu kepadaku, beliau berniat singgah di rumahku dalam rangkaian touring kali ini. For your information, sahabatku ini berdomisili di Surabaya :)

Keesokan harinya, hari yang dijanjikan beliau akan datang, aku dan suami sudah menunggu sejak pagi. Menjelang sore, barulah sosoknya muncul. SENDIRIAN! Terus terang aku terperangah ketika melihatnya. Walaupun dalam foto, video maupun cerita-cerita beliau jelas menyiratkan kalau selalu melakukan perjalanan sepeda sendirian, aku tetap saja menduga ada satu atau dua orang yang menemaninya. Apalagi kalau melihat video-video perjalanannya yang apik, kupikir ada orang lain yang mendokumentasikan :)) Selalu mencengangkan menonton video-video perjalanan yang dibuat dan diunggahnya sendiri. Apalagi disertai lagu atau musik yang tak kalah menariknya :D He's one of my extraordinary friend :))

Jadi, pertemuan pertama itu, aku bengong! Hahaha, sampai-sampai niatku semula mau memoto beliau sedang menggowes sepedanya raib entah kemana. Dan kemudian saat suamiku mengingatkan untuk mengambil fotonya lagi, batere henponku habis :(( Jadi aku hanya sempat berfoto sekali bersama beliau dan anak-anak. 

Malamnya beliau melanjutkan lagi perjalanannya. Wuah, gak kebayang bagaimana me-manage energinya menempuh perjalanan jarak jauh seorang diri. Meskipun beliau juga bergabung dengan komunitas pesepeda, tampaknya touring seorang diri masih menjadi keunikannya hehehe..

Well, selamat jalan, Mas.. Semoga perjalanannya menyenangkan dan selamat sampai rumah lagi. Salam buat keluarga besarmu ya! Terima kasih sudah menyemarakkan sore kami dalam satu jejak perjalananmu! :)


Salah satu video perjalanannya yang diunggah di YouTube

No comments

Hai!
Terima kasih sudah berkunjung dan membaca tulisan-tulisan di blog ini.
Silakan meninggalkan komentar dengan bahasa yang baik, asyik, dan sopan.
Komentar dimoderasi. Komentar anonim dan link hidup dalam komentar, mohon maaf, akan dihapus.
Salam hangat! :)