Ikhlas Penguat Sabar

Hidup manusia tidak selamanya bahagia dan senang terus. Ada masa-masa suram dimana perjuangan saja kadang tidak cukup untuk membantu kita melewati masa sulit itu.

Nasehat paling umum yang kita dapatkan ketika sedang kesusahan adalah ucapan sabar, ya. Mungkin saat kita sulit, sabar itu sesuatu hal yang berat. Bagaimana mungkin bersabar untuk suatu hal yang kita ingin segera berakhir. Atau kita sudah sabar, tapi sampai kapan? Bisa jadi kita malah kesal ketika orang terus-terusan memberi saran untuk bersabar sementara mereka tidak tau betapa berat perjuangan kita. Mereka tidak mengerti betapa kadar sabar kita sudah hampir habis. Mereka tidak mengalami kelelahan dan kejenuhan yang kita rasakan.

Mari menengok hati. 
Kita mengatakan, saya sudah sabar, saya sudah lama bersabar, saya sudah cukup bersabar

Mari menengok hati kita. 
Adakah keikhlasan di sana? 
Sudahkah ikhlas menyertai kesabaran kita? 

Bila ikhlas menyertai sabar, kita tidak akan mengeluhkan waktu yang sudah dilalui untuk bersabar. 
Bila ikhlas menyertai sabar, kita akan cukup mampu menahan keinginan untuk didengarkan keluh kesahnya oleh orang lain. 
Bila ikhlas menyertai sabar, kita tidak akan kehilangan semangat untuk tetap menjalani hari dan melakukan hal-hal lainnya. 
Bila ikhlas menyertai sabar, dunia tidak akan berhenti berputar untuk hidup kita.

Mari menengok hati, sudahkah ikhlas menyertai kesabaran kita :)

#selfnote

14 comments:

  1. Pengalaman ini pun pernah saya dapatkan kak.. Sedang dilanda sebuah persoalan, eh orang lain cuma bilang "Yang sabar ya".. Jadi ingat dulu sempat jengkel-jengkel gitu.. Tapi, perlahan tersadar, toh yang memang tahu perasaan kita itu ya cuma kita. Mungkin beberapa orang lain hanya mampu memberi saran, "Sabarlah". Tapi, toh bukan hal yang buruk.. Itu kan doa ya kak.. :)

    ReplyDelete
  2. tentang sabar, saya selalu bilang seperti ini :
    kesabaran itu tidak berbatas, tapi kemampuan manusia untuk bersabar yang terbatas ;)

    ReplyDelete
  3. mak sari aku sering ngikik klo baca postingan njenengan, tapi yg ini langsung mingkem...:)...kena banget, secara anak saya lima....nyari sabar itu kayak harus mendaki gunung fuji...hehehe

    ReplyDelete
  4. tapi kalau sabar mulu jadi kagak baik juga, karena ada beberapa sabar yg tidak bisa di selesaikan dengan kata sabar, kaya korupsi & tindakan asusila :)

    ReplyDelete
  5. @fikrielfrana:
    terima kasih juga sudah mampir dan membaca tulisan ini :)

    ReplyDelete
  6. @Arya Poetra:
    bila ikhlas menyertai kesabaran, kita akan selalu bersyukur untuk setiap support ari orang lain, apapun bentuknya :) terima kasih, ya :)

    ReplyDelete
  7. @catatanemak:
    maaak, aku bukan komedian :)) jadi ibu, gak pernah berhenti belajar kita ya, mak? :)

    ReplyDelete
  8. @Andy:
    thank you for sharing :)

    ReplyDelete
  9. Sabar itu memang butuh keikhlasan.. That's a good point. Semoga tidak malah terjatuh krn persoalan yg menimpa, tapi tetap bangkit untuk melanjutkan hidup yg sesungguhnya begitu indah ini.. ^^

    ReplyDelete

Hai!
Terima kasih sudah berkunjung dan membaca tulisan-tulisan di blog ini.
Silakan meninggalkan komentar dengan bahasa yang baik, asyik, dan sopan.
Komentar dimoderasi. Komentar anonim dan link hidup dalam komentar, mohon maaf, akan dihapus.
Salam hangat! :)