[Sponsored Post] Learn & Explore Bersama Anak

Libur telah tiba. Libur telah tiba. Hore! Hore! Hore!

Anak-anak senang sekali akhirnya liburan panjang datang juga. Apalagi Moses, karena ini adalah liburan sekolahnya yang pertama sejak dia menyandang status sebagai anak TK. Hehehe! Rupanya Bu Guru di sekolah sudah sering bercerita tentang serunya liburan. Moses jadi terprovokasi deh, merencanakan macam-macam kegiatan untuk liburan sekolahnya yang pertama.

Sayangnya, liburan kali ini sepertinya tidak banyak yang bisa kami lakukan. Jadwal bepergian suamiku sedang padat sekali di bulan Juni dan Juli, aku baru melahirkan, dan kami juga harus mengurus pendaftaran Kakak Asyah masuk SMP. Jadi rencana liburan sepertinya tidak jauh dari area sekitar rumah dan tempat rekreasi di seputaran Jakarta.

Liburan kali ini aku ingin mengajak Moses untuk lebih sering dan lebih berani bereksplorasi dengan alam. Umur Moses saat ini masih masuk dalam tahapan golden age, dimana anak-anak pada tahap ini butuh melakukan eksplorasi dan mengenal alam bebas. Guru sekolahnya bercerita kalau rasa ingin tahu Moses tentang keadaan di sekitarnya sangat besar sekali. Dia banyak bertanya dan sering tidak puas dengan jawaban yang diberikan oleh guru. 

Mendukung dan “membiarkan” anak-anak bereksplorasi di alam bebas itu, menurutku penting sekali untuk perkembangan fisik dan psikisnya. Tapi pada kenyataannya, masih banyak orangtua yang terlalu takut melepaskan anak-anak mereka bereksplorasi langsung dengan lingkungan sekitarnya. Alasannya bisa macam-macam, takut kotor, takut sakit. Atau ketika anak sangat antusias melihat binatang yang dia temui, orangtua langsung melarang dengan alasan berbahaya, takut digigit, kotor, dan sebagainya. Tanpa sadar, orangtua menciptakan dan menularkan ketakutan kepada anak untuk suatu hal yang belum tentu terjadi. Belajar dari pengalaman, anak-anak itu tidak memiliki rasa takut. Mereka malahan memiliki rasa keingin-tahuan yang besar untuk berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Kekhawatiran dan ketakutan orangtua atau orang dewasalah yang membuat batasan dalam proses interaksi itu.

Ratih Ibrahim, seorang psikolog, menyatakan, sebuah penelitian menunjukkan, emotional anak umur 1 sampai 5 tahun masih di seputaran animal brain, karena respons dari binatang itu pure dan genuine. Itu sebabnya anak-anak gampang sekali memiliki kedekatan kepada binatang. Mengenalkan dan mendekatkan anak ke binatang, sekaligus mengajarkan anak essence of caring. Mereka akan belajar mencintai dan memahami kebutuhan mahluk hidup lain. Kedekatan dengan binatang juga dapat membantu dalam mengembangkan komunikasi non-verbal, kasih sayang, dan empati. Jadi kalau sedari kecil anak diajarkan untuk sayang binatang, anak akan memiliki respek yang baik terhadap kehidupan, lingkungan sekitar, dan yang paling penting kepada sesama manusia.

Sebaik apa kita mendukung eksplorasi anak, sebenarnya bisa dilihat dari reaksi kita sehari-hari terhadap aktivitas mereka. Misalkan saat mengajak anak ke kebun binatang dan mereka menunjukkan ketertarikan terhadap binatang yang baru pertama kali dilihatnya, dan ingin mendekati. Apa yang akan kita lakukan? 

Coba lihat video ini deh. Seorang anak sangat antusias ingin bermain dengan seekor macan, tapi orangtuanya ketakutan. Kalau kita ada di posisi itu, apa yang akan kita lakukan? Kalau kita takut, kita mengabaikan antusiasme anak untuk bereksplorasi memuaskan rasa ingin tahunya. Anak akan melihat reaksi orangtuanya, dan bisa jadi dia jadi ikut-ikutan takut tanpa mendapat kesempatan untuk menuntaskan rasa ingin tahunya.

Aku juga masih dalam proses belajar, sih, menjadi orangtua yang bisa mendukung sepenuhnya proses eksplorasi anak-anak di alam bebas. Masih suka muncul kekhawatiran kalau yang mereka lakukan akan berakibat tidak baik untuk mereka. Memang dibutuhkan support dan dukungan dari keluarga. Selain itu aku juga mencari referensi artikel, tips,dan info kegiatan yang mendukung tumbuh kembang anak.

Salah satu info kegiatan untuk anak yang menarik perhatianku adalah event yang akan diselenggarakan oleh Dancow pada tanggal 6-7 Juli 2013 di Mall Taman Anggrek Jakarta, mulai pk 10.00-21.00 WIB. Event yang diselenggarakan oleh Dancow ini bernama DANCOW Learn & Explore, yaitu 4D Augmented Reality Experience terbesar di Indonesia. Dancow, lewat DANCOW Learn & Explore ini memberikan sarana untuk belajar dan mengembangkan kemampuan kognisi anak, supaya anak-anak Indonesia bisa tumbuh menjadi ANAK LIFE-READY.


Di event DANCOW Learn & Explore, anak-anak bisa berinteraksi secara langsung dengan binatang-binatang, mulai dari binatang laut, serangga, binatang berbulu, burung. Dan yang menjadi highlight adalah augmented reality showcase. Binatang yang tidak mungkin dilihat di kebun binatang, seperti dinosaurus, T-rex, mammoth, akan “didatangkan” di event ini. Selain itu ada juga binatang-binatang lain seperti lumba-lumba, pinguin, dan harimau. Lewat teknologi canggih augmented reality, kedekatan fisik dengan binatang-binatang itu bisa dirasakan langsung oleh anak, bahkan bisa disentuh.

Cara ikutannya pun ternyata mudah. Aku share flyer-nya di sini, ya, siapa tau ada teman-teman blogger yang belum punya rencana liburan bersama anak-anak. Yuk, ajak mereka bereksplorasi di event ini.


Untuk info lebih lanjut, kita juga bisa dapatkan dari Facebook DANCOW Parenting Center (FB) dan akun twitter @DancowCenter

Pengen banget ajak Moses ke event Dancow Learn & Explore ini. Semoga ada rezeki waktunya. Amin.


8 comments

  1. kenapa waktu aku beli dancow 3+ enggak ada dikasih flyer itu yaaah.

    Keren banget acaranya, mupeng deh *tengok tanggal itu Minggu. Moses suka apa? kalau Faiz suka ngejar-ngejar kucing, hihii

    Salam
    Astin

    ReplyDelete
  2. @astin astanti:

    beli lagi untuk stock, mak hihihi
    Moses sukanya binatang yg besar, kalo kecil kayak semut, lalat, gitu, dia malah takut :D

    ReplyDelete
  3. Dulu di Indo anak2ku juga minum Dancow, dan koleksi banyak CD . hehe

    Goodluck ya MAk

    ReplyDelete
  4. wah acaranya kayaknya seru ya mak, berkunjung ke rumah emak2 selalu dapat ilmu parenting mesti saya masih single :)

    ReplyDelete
  5. rencananya aku juga mau datang mbak,,,

    ReplyDelete
  6. @hana sugiharti:

    aku suka banget dancow coklat, mak. sampe sekarang masih minum susu dancow coklat :D Dan iya, punya banyak CD nya hehehe

    ReplyDelete
  7. @meutia rahmah:

    ga pa pa. kan bisa jadi bekal ilmu kalo sudah berkeluarga nanti :)

    ReplyDelete
  8. @putriamirillis:

    waah, semoga aku jadi datang juga, ya. jadi bisa sekalian kopdar deh :)

    ReplyDelete

Hai!
Terima kasih sudah berkunjung dan membaca tulisan-tulisan di blog ini.
Silakan meninggalkan komentar dengan bahasa yang baik, asyik, dan sopan.
Komentar dimoderasi. Komentar anonim dan link hidup dalam komentar, mohon maaf, akan dihapus.
Salam hangat! :)