Aspire S3, Laptop Andalanku

Perkembangan teknologi, cepat sekali, ya? Baru saja launching tipe A, bulan depan sudah ada tipe baru lagi. Baru saja beli gadget merk C model terbaru, satu minggu kemudian, brand D mengeluarkan model baru dengan spesifikasi lebih tinggi, dengan harga bersaing. 

Ketika era ultrabook mulai diperkenalkan, aku pengiiin sekali punya satu untuk menggantikan laptop lamaku yang berat dan baterainya sudah jebol. Laptop dengan kondisi baterai yang sudah jebol itu, gak asyik. Karena sepanjang pemakaian, harus tersambung ke listrik. Belum lagi beratnya bikin gak nyaman untuk dipangku, padahal saat itu aku sedang mengerjakan proyek menulis yang lumayan ketat deadline-nya. Sementara aku sedang hamil, sakit pula, jadi lebih banyak di atas tempat tidur. Laptop berat, panas, harus connect listrik all the time itu membuat performa kerja jadi gak maksimal.

Akhirnya, dibeliin deh laptop baru sama suamiku, yang tipis, ringan, multifungsi, dan keluaran terbaru (waktu itu), Acer Aspire S3 i5. Aku naksir berat sama ultrabook ini. Apalagi setelah beli, kemudian menggunakan langsung Acer Aspire S3, jadi tambah cinta. Pelan-pelan menggantikan posisi laptop lama di hatiku #halah :D

Acer Aspire S3

Pengen tau kenapa aku cinta sekali dengan ultrabook Acer Aspire S3?
  • Ultrabook pertamaku, dan hadiah dari suami tercinta :)
  • Penampilannya elegan, stylish, modern, dan efisien. Ultrabook adalah genre baru yang menggabungkan kenyamanan tablet dan penggunaan notebook. Jadi serasa pakai tablet, tapi bisa digunakan untuk kerja berat.
  • Tipis, ringan, dan multifungsi. Acer Aspire S3 memiliki bobot kurang dari 1,35 kg dan ketipisan 13mm. Karena bentuk tipis dan ringan ini, Aspire S3 jadi mudah dibawa ke mana pun. Dulu kalau bawa tas isi laptop, pundakku pasti pegal-pegal keberatan. Setelah pakai Aspire S3, aku malahan gak pernah bawa pakai tas khusus laptop, karena tinggal diselipkan saja di tas yang biasa kubawa. Aku pakai Aspire S3 gak hanya untuk kerja saja, tapi juga untuk urusan senang-senang, main games, misalnya, edit foto, mendengarkan musik, dan lain sebagainya. Selain itu, karena tipis dan ringan, aku gak terlalu khawatir ketika anak-anak menggunakan laptopku. Moses saja kuat menenteng Aspire S3 kemana-mana, tidak perlu khawatir jatuh karena keberatan.
  • Pada saat awal memakai Aspire S3, aku sedang hamil dan sakit, lebih banyak melakukan aktivitas di atas tempat tidur, termasuk menulis. Biasanya aku duduk bersandar bantal yang ditumpuk dan memangku laptop. Itu posisi yang paling nyaman. Berkat Airflow Technology yang ada di Aspire S3, aku tidak merasakan panas selama memangku laptop. Inovasi ini gunanya untuk membuang udara panas ke belakang bukan ke bawah seperti notebook konvensional. Sela-sela keyboard juga dapat menyerap udara, sehingga mencegah laptop menjadi panas.
  • Nah, ini nih, dengan prosesor Intel core i5 dan fitur Acer Green Instant On, Aspire S3 memiliki performa yang tinggi dan baterainya mampu bertahan selama minimum 5 jam saat dipakai beraktivitas. Dari dalam kondisi Deep Sleep, baterainya bahkan bisa bertahan sampai 50 hari. Hihihi, belum pernah sih mencoba sampai 50 hari. Baru nyobain Deep Sleep selama 2 hari. Itu pun karena tab browser yang aku buka udah banyak banget, dan males cari bahan lagi untuk riset kalau laptopnya harus shutdown. Dua hari kemudian, aku buka laptopnya, kondisi baterai masih sama seperti 2 hari sebelumnya. Waktu yang dibutuhkan untuk beroperasi kembali juga cepet banget. Dari keadaan sleep hanya 2 detik, dari keadaan deep sleep hanya 6 detik. Jadi gak butuh waktu lama untuk kembali bekerja. Dan yang pasti, gak perlu deket colokan terus-terusan :D
  • Inovasi lain dari Aspire S3 yaitu Acer Instant Connect-nya yang mampu mendeteksi WiFi hanya dalam waktu 2,5 detik, 4 kali lebih cepat dari netbook biasa. Internet penting sekali untukku, entah untuk riset tulisan, urusan KEB (Kumpulan Emak Blogger), senang-senang aja seperti twitteran atau main games. Jadi kemana pun pergi, harus bisa akses internet dengan cepat dan gampang.
  • Waktu aku hamil, aku mengalami morning sickness justru malam hari, akibatnya jadi sulit tidur. Suatu malam, untuk membantuku bisa tidur, suamiku mencari video musik klasik di You Tube. Ternyata manjur membuatku bisa tidur lelap. Dilengkapi  audio Dolby Home Theater v4, dengan combo audio jack, sejak saat itu Aspire S3 selalu ada di sampingku menemani aku tidur, memutar lagu klasik dan lantunan ayat-ayat suci Alquran.
Setelah melahirkan dan punya bayi, Aspire S3 masih setia menemaniku sampai hari ini. Bahkan saat melahirkan, laptop ini ikutan boyongan ke rumah sakit, dipinjam suamiku untuk kerja sambil menemaniku. Jadi, sekarang ada dua teman setia yang selalu di sampingku setiap saat, Baby Maira dan Aspire S3 :D

My baby and Aspire S3


21 comments

  1. Wow, tipis banget ya, Mak. Ringan dibawa ke mana-mana. :)

    ReplyDelete
  2. @Haya Aliya Zaki:

    Iya, Mak. Samalah dengna punya Mak Haya, cuman beda merek xixixi

    ReplyDelete
  3. harga brapa mbak? Eh ak blum ngenalin blogku, lepi sinyalnya lelet terus

    ReplyDelete
  4. Tipis banget.... Laptop saya berat gitu. Jadi jarang dipake mobile. Ditaroh aja gitu di atas meja. Jadi kayak desktop. Hiks, jadi mupeng.... T_____T

    ReplyDelete
  5. tipis dan canggih ya mak fiturnya, top deh.
    hiks, aq pengiiiiinnn... gak punya laptop sih mak, di kantor ama di rumah pakenya kompi jadul hehehee...

    ReplyDelete
  6. Wah iya canggih-canggih semua...sekarang.tapi aku masih pakai PC second 2003 hiks..:(

    ReplyDelete
  7. Suka pakai komputer biasa aja Mak Sary...layarnya yang gede..hihi..sambil ngemil.. update blog..^^..

    ReplyDelete
  8. @Ella Sofa:

    Gak ngerti, Mak. Dibeliin suami. Aku wes tinggal pake aja :D

    ReplyDelete
  9. @Octaviani Nur Hasanah:

    *panggil Tuan Sinung* :))

    ReplyDelete
  10. @Uniek Kaswarganti:

    aamiin, alhamdulillah. disyukuri saja masih bisa inetan meskipun pake kompi jadul ya, mak :)

    ReplyDelete
  11. @moocensusan:

    ya gapapa, mak, kan masih lebih baik dari pada gak punya sama sekali :)

    ReplyDelete
  12. @Diah didi:

    Aku pun sebenarnya lebih suka pakai komputer biasa. Tapi gak punya, kemudian dibelikannya yang itu, jadi bersyukur aja. Ternyata kalo dinikmati, banyak enaknya juga :D

    ReplyDelete
  13. waah netbooknya bener2 eye catching. Itu pilihan in white color saja ya Mak ^^

    ReplyDelete
  14. Aku belum punya produk Acer, hihihi. Dikeplak ama klien. Tapi kalau dihadiahi mau sih, meski gadget biasa jua *apaseh. Toss, sesama penggemar ultrabook meski beda merk :D

    ReplyDelete
  15. @Christanty Putri Arty:

    Kalo gak salah, yang hitamnya juga ada, Mak. Tapi beda prosesornya.

    Btw, itu warnanya silver, bukan putih :D

    ReplyDelete
  16. @Mira Sahid:

    Aih, pigimana... Ntar dibaca klien xixixi

    ReplyDelete
  17. keren...Sayang aku punya merek acer tapi yg masih lama itu lho mak yg berat pake banget kalau dibawa kemana2 hihihi

    ReplyDelete
  18. @Sri Sugiarti:

    Berat pake banget? Xixixi. Semoga dapet rezeki laptop yang ringan ya, Mak ^_^

    ReplyDelete
  19. laptop skrg kebanyakan tipis, ya, Mak :)

    ReplyDelete
  20. @Myra Anastasia:

    Iya, Mak. Makin banyak pilihan yang kren-keren. Tinggal disesuaikan saja dengan kebutuhan :)

    ReplyDelete
  21. tipis banget enak gak berat kalau dibawa-bawa ya

    ReplyDelete

Hai!
Terima kasih sudah berkunjung dan membaca tulisan-tulisan di blog ini.
Silakan meninggalkan komentar dengan bahasa yang baik, asyik, dan sopan.
Komentar dimoderasi. Komentar anonim dan link hidup dalam komentar, mohon maaf, akan dihapus.
Salam hangat! :)