Explore Indonesia, Eyes of Asia

Satu hal yang selalu kunanti setiap kali suamiku pulang dari perjalanan ke daerah-daerah di Indonesia, adalah dokumentasi foto-foto perjalanannya. Perjalanan beliau ini dalam rangka bekerja, bukan wisata, jadi perginya bukan hanya ke tempat-tempat wisata semacam Uluwatu, Pulau Komodo, Lombok dan lain-lain. Perjalanannya lebih banyak ke daerah-daerah, yang mungkin namanya saja belum pernah kita dengar. Selain foto, kisah perjalanannya pun selalu menarik untuk didengar. Terutama tentang masih banyaknya daerah di Indonesia yang alamnya menakjubkan, tapi belum dikenal orang. Atau kisah tentang cagar-cagar budaya dan situs sejarah yang rusak, terbengkalai, dan terlupakan.

Indonesia adalah negara kepulauan dengan sumber kekayaan alam yang melimpah. Pesona alamnya luar biasa indah. Belum lagi letaknya yang diapit oleh benua Asia dan Australia, menyebabkan di Indonesia terjadi akulturasi budaya. Di Indonesia diperkirakan ada lebih dari 300 suku bangsa dengan bahasa dan budaya mereka masing-masing. Situs-situs sejarah dan cagar budaya membuktikan betapa majemuknya kehidupan masyarakat Indonesia sejak dulu kala. Keragaman ini menjadi sektor ekonomi penting bagi Indonesia, karena terbukti mampu menarik minat wisatawan untuk datang ke Indonesia.

Pada tahun 2009, pariwisata adalah penyumbang devisa nomor tiga bagi Indonesia. Setiap tahun, jumlah wisatawan yang datang ke Indonesia terus bertambah. Pada tahun 2010 saja, jumlah wisatawan meningkat hampir 11% dari tahun sebelumnya. Daerah-daerah yang menjadi tujuan wisata, ikut merasakan dampak positifnya. Geliat perekonomian sangat terasa di daerah-daerah tersebut.

Setelah peristiwa pengeboman Bali tahun 2002, jumlah wisatawan Indonesia menurun. Berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk meningkatkan kepecayaan dunia internasional kepada Indonesia. Tahun 2008, pemerintah Indonesia mengadakan program Visit Indonesia Year 2008. Tujuannya tentu saja untuk meningkatkan jumlah wisatawan lokal dan mancanegara untuk datang ke Indonesia. Program Visit Indonesia ini terus dilanjutkan sampai tahun 2010. Tahun 2011, pemerintah Indonesia memperkenalkan slogan baru pariwisata Indonesia, yaitu Wonderful Indonesia, dengan tema pariwisatanya adalah Eco, Culture, and MICE.

Pentingnya Slogan Wisata untuk Menarik Minat Wisatawan

Slogan menurut ArtiKata.Com adalah perkataan atau kalimat pendek yang menarik, mencolok, dan mudah diingat untuk menjelaskan tujuan suatu ideologi golongan, organisasi, partai politik, dsb. Slogan wisata digunakan oleh hampir semua negara di dunia sebagai strategi pemasaran daerah-daerah wisata di negara mereka. Coba lihat Malaysia, yang slogan Truly Asia-nya sangat mendunia. ASEAN dengan slogan Southeast Asia Feel The Warmth.

Namanya juga strategi pemasaran, slogan yang sama tidak mesti dipakai terus-menerus. Bisa saja diganti dengan slogan lain supaya tercapai tujuan yang diharapkan. Seperti slogan wisata Indonesia yang tadinya Visit Indonesia menjadi Wonderful Indonesia.

Sebagai warga negara yang cinta dan bangga dengan negerinya, aku senang sekali karena diberi kesempatan untuk menyampaikan ide slogan/tagline untuk Indonesia di ajang #10daysforASEAN. Menurutku tagline yang tepat untuk Indonesia dalam rangka menyambut Komunitas ASEAN 2015 nanti adalah Explore Indonesia, Eyes of Asia.

Alasan aku memilih slogan Explore Indonesia, Eyes of Asia, adalah:

Explore Indonesia
Indonesia masih memiliki banyak potensi alam dan budaya yang belum terjamah. Indonesia harus bisa menjadikan ini sebagai kekuatan dan peluang untuk meningkatkan sektor pariwisata. Caranya dengan memperbaiki infrastruktur, pemerataan pembangunan di semua daerah di Indonesia, perawatan dan pelestarian situs sejarah dan cagar budaya, pemeliharaan alam dari kerusakan tangan-tangan manusia. Dengan strategi pemasaran yang tepat, Indonesia pasti bisa menarik minat dan membangkitkan rasa penasaran para wisatawan untuk mengeksplor keindahan Indonesia.

Eyes of Asia
Indonesia memiliki ragam budaya dan alam yang mewakili seluruh masyarakat Asia, mulai dari ujung barat sampai ujung timur Indonesia. Ini dipengaruhi letak sosiokultural dan geografis Indonesia yang berada di antara benua Asia dan Australia tadi. Sejak zaman prasejarah, Indonesia menjadi tempat persinggahan dari lintas perdagangan dan perjalanan masyarakat dikedua benua tadi.

#ExploreIndonesia, #EyesofAsia
Slogan, atau kampanye adalah sesuatu yang harus dilakukan dan disebut terus-menerus, serta diketahui oleh khalayak ramai supaya tujuannya cepat tercapai. Perkembangan teknologi membuat sebuah kampanye menjadi lebih mudah dilakukan. Sekarang orang menggunakan internet untuk berkomunikasi. Lewat internet, penyampaian pesan menjadi jauh lebih cepat, lebih mudah, dan dapat dilakukan secara massive, tanpa mengeluarkan biaya yang tinggi. Misalnya kampanye melalui social media seperti Twitter dan Facebook. Twitter dan Facebook digunakan oleh hampir semua orang di seluruh dunia. Kampanye pariwisata Indonesia dapat diotimalkan dengan menggunakan tagar #ExploreIndonesia dan #EyesofAsia di Twitter dan Facebook. Kata-katanya gampang diingat, dan maksudnya jelas.

Sebuah pesan, apalagi slogan yang tujuannya untuk meningkatkan citra positif, sebaiknya mengandung ajakan positif dan kata-kata positif. Explore Indonesia, Eyes of Asia, dari aku untuk Indonesia.

8 comments:

  1. maaak...
    my eyes (of asia) berkaca-kaca baca postinganmu ini...
    sungguh serius dikau menuliskannya...sampe malu sendiri sama tulisan ekeh...:')

    ReplyDelete
  2. Sepakat dengan Mak Winda, artikel ini keren banget! Taglinenya bener-bener pas deh! Salut dengan keseriusanmu menangani tugas ini, Mak. Ckckck, speechless deh. Sukses ya, Mak.

    ReplyDelete
  3. @Winda Krisnadefa:

    Aaak..dirimu juga keren tulisannya, Mak.. Unik! ^_^

    ReplyDelete
  4. @alaika abdullah:

    Terima kasih, Mbak Al. Tagline peserta lain juga keren-keren, loh.. :)

    ReplyDelete
  5. slogan harus menarik dan bikin penasaran. dan yang jelas jangan cuma slogan, harus benar-benar diwujudkan :)

    ReplyDelete
  6. @latre:

    harus benar-benar diwujudkan. nah, itu penting banget ya, mak.. :D

    ReplyDelete
  7. @nathalia diana pitaloka:

    terima kasih :)

    ReplyDelete

Hai!
Terima kasih sudah berkunjung dan membaca tulisan-tulisan di blog ini.
Silakan meninggalkan komentar dengan bahasa yang baik, asyik, dan sopan.
Komentar dimoderasi. Komentar anonim dan link hidup dalam komentar, mohon maaf, akan dihapus.
Salam hangat! :)