Tentang Sharing Pengalaman Pakai BPJS Di Blog

Sejak menggunakan BPJS, aku beberapa kali sharing pengalaman pakai BPJS di blog. Ternyata, tanpa aku duga, lumayan banyak yang baca dan merespon. Apalagi setelah fotoku bersama Reiga diregram oleh official account-nya BPJS Kesehatan. Banyak orang yang bertanya, minta saran, bahkan bertanya hal-hal teknis seolah-olah aku pegawai BPJS.

"Maaf mbak Sary, saya udah daftarin BPJS. Tapi nama anak saya yang tercantum hanya satu?" 

Duh, ku tak tahu jawabannya kalau pertanyaannya seperti itu, Pak 😅


Biasanya kalau aku bisa bantu jawab, aku minimal sharing pengalaman. Gak jarang banyak yang chat-nya bisa jadi panjang banget, bahkan ada yang pakai curhat segala 😅 Yang bikin terharu, bahkan ada yang beberapa waktu kemudian mengabari sudah bayar BPJS, lalu sudah dapat kartunya 😍

Selain pertanyaan-pertanyaan seperti itu, banyak juga yang komen tentang ketidakpuasan mereka menggunakan BPJS. Well, kalau itu sih, kuncinya hanya satu, Pak, Bu. Pakai BPJS itu harus SABAR. Sabar mengikuti prosedurnya. Jangan malu bertanya ke faskes terkait mengenai prosedur BPJS di tempat tersebut. Dan yang penting juga nih untuk pengguna BPJS Kesehatan Mandiri, jangan TELAT BAYAR.

Duh repot. Aku pernah mengalami soalnya. Gara-gara telat bayar 4 hari, pas harus rawat inap dalam waktu tenggang 45 hari, kena denda 2,5% dari total biaya perawatan. Bayar dendanya mungkin gak seberapa tapi mengurusnya itu loh. Kita hanya dikasih waktu 2x24 jam untuk menyelesaikan administrasi dan membayar denda. Kalau lewat dari 2x24 jam, biaya perawatan ditanggung sendiri. Nah, bayangkan saja. Saat repot mengurus si sakit, tetap harus meluangkan waktu untuk datang ke kantor BPJS yang ditentukan rumah sakit. Lalu kalau ada anggota keluarga yang lainnya dalam 1 KK yang harus rawat inap juga dalam tenggang waktu 45 hari, mesti bayar denda juga. Sementara sudah jadi rahasia umum ya, kalau mengurus ke kantor BPJS itu antriannya kayak ular tangga? 😓 Jadi pastikan bayar BPJS sebelum tanggal 10 setiap bulannya ya 😉

Teman-teman, bagaimana pengalamannya pakai BPJS? Semoga selalu lancar dan diberi kemudahan ya. Semoga kita semua selalu sehat. Aamiin.


Related Posts:





9 comments

  1. Aamiiin, semoga kita sekeluarga sehat selalu ya maak
    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    ReplyDelete
  2. ini maksud kalimatnya gimana mak?
    -- Lalu kalau ada anggota keluarga yang lainnya dalam 1 KK yang harus rawat inap juga dalam tenggang waktu 45 hari, mesti bayar denda juga.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sekarang bayar BPJS kan gak bisa masing kayak dulu. Sekaligus yg terdaftar dlm 1 KK. Kalau ada 2 orang atau lebih rawat inap dalam waktu tenggang 45 hari, masing2 harus bayar denda 2,5 %. Jadi, misalnya ibunya rawat inap n udah bayar denda, anaknya ikutan sakit, ya harus bayar denda jg.

      Delete
  3. Aku punya BPJS juga tapi blm pernah digunakan dan semoga gak digunakan hehhee berharap sehat terus aminnnnn...

    Semoga kita semua sehat berkah bisa berkarya dan bermanfaat

    ReplyDelete
  4. Senang ya kalau tulisan kita bermanfaat bagi banyak orang, termasuk terkait BPJS

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah, Mak, berbagi yang sedikit semoga memberi manfaat :)

      Delete
  5. Kantor suami pk bpjs tapi berdoa sehat terus, Alhamdulillah kemarin lahiran enggak palai BPJS, langsung bayar ke Bidan heu

    ReplyDelete

Hai!
Terima kasih sudah berkunjung dan membaca tulisan-tulisan di blog ini.
Silakan meninggalkan komentar dengan bahasa yang baik, asyik, dan sopan.
Komentar dimoderasi. Komentar anonim dan link hidup dalam komentar, mohon maaf, akan dihapus.
Salam hangat! :)