Memeluk Waktu

Menusuk gulana dalam malam
Pada sebuah sudut bertanda hati
Abaikan lara tak makin kelam
Ujar asa yang tak sendiri

Biar saja dingin merengkuhmu
Supaya kau tau aku menunggu
Ketika dingin menyergapku
Aku kelu kau tersedu

Sayang
Jelang aku jangan membayang
Luruh rasa yang mengabu
Dan waktumu tak perlu mengenal sendu

Depok, 26 Juli 2013 #KEBerpuisi
*untuk anakku. sepenuh cinta merindumu. selalu*

4 comments

Hai!
Terima kasih sudah berkunjung dan membaca tulisan-tulisan di blog ini.
Silakan meninggalkan komentar dengan bahasa yang baik, asyik, dan sopan.
Komentar dimoderasi. Komentar anonim dan link hidup dalam komentar, mohon maaf, akan dihapus.
Salam hangat! :)