Pentingnya Premium Bonding Moment Setiap Hari Bersama Buah Hati

"The greatest gift you can give to someone is your time."

Meskipun waktuku banyak dihabiskan bersama anak-anak, sering juga aku meragukan diri sendiri, apakah aku sudah memberikan waktu yang terbaik untuk mereka. Apalagi anakku kan banyak. Masing-masing tentunya berhak mendapat waktu spesial dari mamanya.

Anak yang masih bayi dan balita tentunya mendapat porsi waktu paling banyak. Ya kan mereka masih harus diurusi. Mulai dari mandi, makan, pakai baju, tidur, semuanya masih membutuhkan bantuan dan kehadiranku. Premium bonding moment bersama mereka bisa dipastikan jauh lebih banyak daripada kakak-kakaknya yang sudah remaja.

Menurut psikolog Vera Itabiliana, kebersamaan keluarga modern saat ini mulai tenggelam karena kehadiran gadget. Bukan cuma anak yang menggunakan gadget, tapi perilaku internet ibu di Indonesia pun mengalami peningkatan. Perempuan yang sudah menjadi ibu lebih banyak menggunakan internet untuk mencari informasi seputar parenting, kesehatan dan pendidikan. 

Premium Bonding Moment 9 Menit Setiap Hari

Kebersamaan orangtua dan anak akan berubah seiring tumbuh kembang anak. Padahal orangtua, khususnya ibu, tetap memiliki peran besar dalam tumbuh kembang dan pendidikan anak. Lalu bagaimana caranya supaya hubungan ibu dan anak tetap berkualitas sehingga anak dapat terus merasakan merasakan keterikatan fisik dengan ibu dan tumbuh dengan rasa percaya diri yang baik?

Pentingnya premium bonding moment minimal 9 menit dalam sehari menjadi topik bahasan dalam Blogger Gathering Lotte Choco Pie "Mother's Day, together.” bersama Lotte Choco Pie Indonesia dan Kumpulan Emak Blogger (KEB) pada hari Minggu, 10 Desember 2017. Event ini menghadirkan Oci C. Maharani, Brand Manager Lotte Choco Pie Indonesia, Vera Itabiliana, Psikolog Anak & Remaja, dan Carissa Putri, Brand Ambassador Lotte Choco Pie Indonesia.


Untuk menciptakan premium bonding moment, terutama dengan anak yang berusia di atas 6 tahun, dibutuhkan komitmen yang kuat dari ibu untuk, kalau istilahnya mbak Vera, tune into the same frequency dengan anak. Caranya bagaimana? Pada saat ibu dan anak sedang sama-sama rileks, luangkanlah waktu untuk anak, minimal 9 menit sehari. Ibu sebaiknya update dan aktif bertanya atau mencari tau pembahasan apa yang sedang tren di tengah anak-anak, menunjukkan excitement yang sama seperti anak. 

Waktu yang paling tepat untuk membangun premium bonding moment bersama anak adalah saat ibu dan anak sedang sama-sama rileks, misalnya saat bangun tidur, pulang sekolah atau sebelum tidur. Kalau aku, biasanya meluangkan waktu untuk anak, terutama Moses yang usianya ada di kisaran 5 - 12 tahun, adalah saat dia pulang sekolah.

Tiap Moses pulang sekolah, aku pasti tanya, tadi ngapain aja di sekolah, pelajaran gimana dan hal-hal lain yang aku tau sedang menjadi tren di sekolahnya. Karena sudah kebiasaan, jadinya tiap pulang sekolah, Moses pasti langsung cerita panjang lebar. Banyak hal yang dia tidak mengerti, dia tanyakan ke aku, mulai dari soal ulangan sampai hal-hal remeh dan nyeleneh yang dibicarakan teman-temannya tapi dia gak paham.





Meskipun aku menilai hubungan aku dan Moses sangat baik, secara fisik maupun batin, namun ternyata masih ada aja yang missed. Hal itu aku sadari ketika kami berdua diminta mengisi kuisioner tentang anak tanpa tau jawaban masing-masing. Ternyata ada beberapa jawaban yang berbeda, padahal pertanyaannya sama. Seperti misalnya, aku ditanya apa makanan kesukaan Moses, aku jawab telur setengah matang, eh anaknya jawab nasi goreng 😅 Padahal hampir setiap hari Moses minta dibikinin telur setengah matang, so aku anggap itu makanan kesukaannya. 




Kadang-kadang kita memang perlu dingatkan oleh orang lain untuk menilai dan merefleksi diri sendiri sudah sebaik apa usaha kita sebagai orangtua. Paparan dari mbak Vera selaku psikolog, memberikan banyak insight baru untukku, menjadi pengingat juga kalau peerku tuh masih banyak. Aku juga belajar banyak dari sharingnya Carissa Putri, yang meskipun aktivitasnya padat banget, masih selalu menyempatkan waktu khusus untuk anaknya setiap hari.




Lotte Choco Pie "Mother's Day, together.” 

Lotte Choco Pie Indonesia memiliki komitmen untuk mempererat Keluarga Indonesia. Di bulan Desember, yang identik dengan Hari Ibu dan sebagai bulan untuk memberikan apresiasi atas perjuangan seorang Ibu, Lotte Choco Pie menghadirkan aktivitas "Mother's Day, together.". Dimulai dengan kunjungan ke beberapa sekolah terpilih di Jakarta, Bekasi, Tangerang juga Depok, Lotte Choco Pie mengajak ribuan siswa mengekspresikan rasa sayang atau terima kasih untuk ibu tercinta.




Di acara gathering 10 Desember 2017 lalu, Lotte Choco Pie Indonesia melaunching untuk pertama kalinya video "Komitmen Super Mom" sebagai apresiasi dan komitmen untuk mendukung Keluarga Indonesia dalam membangun kehangatan dan premium bonding moment. Video ini bercerita tentang komitmen seorang ibu untuk meluangkan minimal 9 menit sehari untuk mencurahkan kasih sayang sebagai dukungan kepada buah hatinya. Videonya bagus banget. Aku dan semua yang hadir di sana sangat terharu saat menonton videonya. Bahkan di tengah-tengah acara sempat ada momen mengharukan ketika Carissa Putri memeluk anaknya yang menangis. Mata jadi tambah panas deh 😢




Ingin mengabadikan momen kebersamaan bersama buah hati sekaligus merayakan Hari Ibu? Ikutan yuk photo competition "Mother's Day, together." yang diadakan oleh Lotte Choco Pie mulai dari 22 November - 22 Desember 2017. Hadiahnya utamanya menarik banget nih, Paket Liburan Keluarga ke Jepang (untuk 4 orang). Nah, buruan ikutan. Info lengkapnya di mothersday.lottechocopieindonesia.com ya.




Wah, banyak juga ya yang diberikan oleh Lotte Choco Pie untuk mendukung para ibu membangun premium bonding moment bersama buah hati. Kabarnya, masih ada lagi loh kejutan yang disiapkan oleh Lotte Choco Pie Indonesia untuk memberi inspirasi tentang kebersamaan. Hmm, apa ya, jadi penasaran. Pokoknya pantengin terus social medianya Lotte Choco Pie Indonesia, ya.

Instagram: @lottechocopie.id
Facebook: Lotte Choco Pie Indonesia





24 comments

  1. iya memang wajib banget nyediain waktu khusus berinteraksi dgn anak-anak

    ReplyDelete
  2. Nonton Vidio itu aku jadi sadar betapa pentingnya premium bonding bersama.si kecil. Dan aku masih kurang banyak meluangkan waktu untuknya.

    ReplyDelete
  3. Selalu membuat haru biru acara choco pie,aku suka banget

    ReplyDelete
  4. Dan video itu sukses bikin aku nangis tersedu sedu.. ingat kakak Naufal :(

    ReplyDelete
  5. sama dg pikiranku Mbak Sary, walau lebih sering ada di runah tapi waktuku sama anak2 cukup berkualitas nggak gitu... bisa jadi bekel kangen mereka nggak saat mereka udah pada keluar rumah nanti *melow ya 😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak.. sekarang aja kalo mereka sibuk dgn aktivitasnya, aku suka kesepian :)

      Delete
  6. Hayooooo ga kompak ya pas isi kuosioner 😁😁😁😁 namanya anak2 ya mbak. Btw anak banyak pun beda2 ya pendekatan dan penanganannya karena yg kecil pun lebih banyak diurusin mengingat dia masih blm bisa mandiri. Duhh videonya jleb banget ya, aku sampai nangis 2x diputar 2x mewek wek huhuhu, mau praktekkin yg 9 menit ahhh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pas aku tanya koq jawabannya beda ya sama mama, dia bilang, lupa :))

      Delete
  7. Aku nangis liat video nya,,pesan yang disampaikan ngena banget.

    ReplyDelete
  8. Ya ampuun Moses, emaknya jawab apa, anaknya jawab apa. Aku ama Falda juga ga kompak nih jawab soal makanan. Kadang apa yang dipikirkan orang tua, beda dg yg penerimaan anak ya. Bener sih, sometimes memang perlu feedback dari orang lain

    ReplyDelete
  9. Samaa...sy juga nangis waktu nonton videonya
    ..

    ReplyDelete
  10. Pengen ikutan deh Lomba Lotte Choco Pienya, apalagi anak-anak suka sama biskuit ini, tapi emaknya masih kelupaan berfoto hihi.. *plak

    ReplyDelete
  11. Konsisten itu terkadang sulit ya mba, butuh pembiasaan yang terus menerus, yuk ah semangat ciptakan momen kebersamaan bersama anak

    ReplyDelete
  12. Bonding memang gampang-gampang susah ya mba...dan balada ibu pekerja seperti aku ya begitulah..but there are thousands of ways to keep this beautiful bonding. Kalau aku, sering masak kesenangan mereka

    ReplyDelete
  13. Saya sering beli nih chocopie ya tapi saya yang ngabisin. Anak saya tinggal cemberutnya. Betul juga ya meski ngerasa dekat sama anak, ada aja yang enggak kita tahu soal pikiran anak

    ReplyDelete

Hai!
Terima kasih sudah berkunjung dan membaca tulisan-tulisan di blog ini.
Silakan meninggalkan komentar dengan bahasa yang baik, asyik, dan sopan.
Komentar dimoderasi. Komentar anonim dan link hidup dalam komentar, mohon maaf, akan dihapus.
Salam hangat! :)