Terinspirasi Youn's Kitchen, Membuat Hotteok Sebagai Alternatif Sarapan Praktis Untuk Anak

Gara-gara lagi senang nonton variety show Youn's Kitchen di tvN, aku jadi penasaran dengan beberapa menu makanan Korea yang disajikan di cafe tersebut. 

Beberapa tahun yang lalu, waktu aku mencoba hidangan makanan Korea untuk pertama kalinya, lidahku langsung menolak. Huhuhu rasanya gak enak.

Setelah mengakrabkan diri dengan dapur dan belajar mengeksplor aneka masakan, sepertinya seleraku mulai melunak. Aku yang dulu amat pemilih untuk urusan rasa dan jenis makanan, mulai mudah beradaptasi dengan rasa dan jenis makanan baru. 

Salah satu menu Korean food di Youn's Kitchen yang menarik perhatianku adalah Hotteok/Hodduk, sweet pancake Korea. Di negara asalnya sana, Hotteok ini adalah jajanan street food yang populer. 

Kenapa aku tertarik dengan Hotteok? Soalnya, di tayangan Youn's Kitchen ini, Hotteok jadi menu favorit pengunjung anak-anak. Dan anak-anak itu bukan orang Korea. Nah, kalau anak-anak yang bukan orang Korea aja suka, pasti rasanya enak. Apalagi di situ, Hotteok-nya selalu disajikan dengan topping es krim dan saus cokelat. Aku yakin banget kalau anak-anakku juga bakal suka. 

Aku mulai mencari resep dan cara membuat Hotteok di internet. Loh, ternyata resep dan cara membuatnya mudah sekali. Baru membaca bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat Hotteok saja, aku sudah bisa membayangkan rasanya. Ternyata gak jauh beda dengan resep donat dan roti ala-ala killer soft bread gitu. 

Bahan untuk membuat Hotteok ini hampir semuanya tersedia di dapurku. Jadi aku langsung bikin aja. Dan voila, bener aja, anak-anak suka. Sekarang, hampir tiap hari mereka rikues mamanya bikin Hotteok. 

Untungnya bikin Hotteok ini gak seribet bikin donat atau roti. Adonannya gak perlu diuleni sampai kalis. Tinggal aduk-aduk sampai rata aja dan gak butuh banyak minyak untuk menggoreng. Intinya, bahannya mudah didapat, cara membuatnya praktis tapi rasanya enak dan dijamin suka. Pancake manis ala Korea ini cocok jadi alternatif sarapan praktis untuk anak.




Resep dan Cara Membuat Hotteok Isi Cokelat Keju 

(untuk 15 potong) 

Resep asli Hotteok, silakan googling aja ya. Resep di bawah ini sudah aku adaptasi berdasarkan pengalaman pribadi. 

Bahan: 

2 cup (8 oz) tepung terigu protein tinggi (mis: Cakra Kembar)
2 sdm gula pasir
1 sdm mentega tawar cair
1 1/2 sdt ragi instant (mis: Fermifan)
150 ml susu cair hangat
1 sdt peres garam (kalau pakai margarin sebagai ganti mentega tawar, skip aja garamnya)
2 sdm mentega tawar cair atau minyak untuk menggoreng 

Untuk isi Hotteok, favorit anakku adalah cokelat keju. 

Meses atau choco chip
Keju parut 

Cara membuat: 

  • ‌Masukkan gula, mentega cair, ragi dan susu cair hangat ke dalam wadah. Aduk rata.
  • Masukkan tepung terigu dan garam. Aduk kemudian uleni sampai tercampur rata. Tidak perlu sampai kalis seperti membuat donat/roti.
  • Tutup wadah dengan plastik wrap atau lap basah. Tunggu hingga adonan mengembang 2x lipat (30-60 menit).
  • Bagi adonan menjadi 15 potong. Bentuk jadi bola, pipihkan lalu isi dengan cokelat/keju/apa saja sesuai selera. Bulatkan lagi hingga berbentuk bola. Diamkan hingga mengembang (biasanya 5-10 menit sudah mengembang).


  • Panaskan wajan anti lengket. Beri sedikit minyak atau butter dan goreng adonan bola-bola tadi dengan api kecil.
  • Tekan-tekan adonan dengan bagian belakang sendok atau apapun hingga menjadi pipih. Kalau aku biasanya tidak sampai pipih banget karena anak-anak lebih suka Hotteok yang pipih tapi gemuk. Kalau suhunya pas, saat digoreng , Hotteoknya akan mengembang, makanya bentuknya bisa pipih tapi menul-menul menggemaskan.
  • Goreng sampai kedua sisi berwarna kecokelatan. 
  • Hidangkan hangat-hangat, pasti langsung tandas. 

Hotteok ini enaknya memang dimakan saat masih panas/hangat. Kalau sudah dingin rasanya jadi kurang yummy. Tapi itu menurutku sih, kalau anak-anakku sih ternyata tetap suka aja meskipun sudah dingin. Tuh, Maira dan Moses suka banget bawa bekal Hotteok ke sekolah. 

Gimana? Ada yang suka Hotteok juga? Bikin sendiri yuk di rumah!


12 comments

  1. Aku suka nonton Youns Kitchen juga dari sejak di Lombok sambil ngebayangin punya resto kecil tapi manis seperti itu juga di tempat2 yg sepi & indah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Koq Lombok? Bali kali, Mah. Hehehe aku pun suka konsep restonya itu. Buka bareng aja kita gitu? 😁

      Delete
  2. Aku juga senang nonton Youns Kitchen ini. Senang nonton, eksplorenya sih entah :)
    Kasihan si Bude, kalau dapurnya kujajah.

    ReplyDelete
  3. Bude dijadiin alesyan terus nih 😜😂

    ReplyDelete
  4. Saya jd tergoda, enak kayaknya dimakan sambil minum kopi :)

    ReplyDelete
  5. Suka jugaaaa nonton Youns Kitchen!
    Kapan lagi bisa lihat Park Seo Joon pake kemeja putih, kacamata item, ngomong spanyol sambil ngiris bawang bombay bhahahaha

    Aku mudah lemah!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha bikin halu sih emang para oppa ini :D

      Delete
  6. wah bisaan dan rajin dan mauan, kalau aku sih mungkin pilih yang sdh jadi alias beli

    ReplyDelete
    Replies
    1. Karena bikinnya gampang banget, kalo susah, aku pun mending beli jadi saja hihi

      Delete
  7. An outstanding share! I've just forwarded this onto a coworker who was doing a little research on this.

    And he in fact bought me dinner because I found it for him...
    lol. So let me reword this.... Thank YOU for the meal!! But
    yeah, thanks for spending the time to talk
    about this matter here on your blog.

    ReplyDelete

Hai!
Terima kasih sudah berkunjung dan membaca tulisan-tulisan di blog ini.
Silakan meninggalkan komentar dengan bahasa yang baik, asyik, dan sopan.
Komentar dimoderasi. Komentar anonim dan link hidup dalam komentar, mohon maaf, akan dihapus.
Salam hangat! :)