Cermat Memilih Pompa ASI dan Alasan Memilih Medela Swing Single

Pompa ASI merupakan salah satu barang yang sebaiknya dimiliki oleh ibu menyusui. Apalagi ibu pintar masa kini yang aktivitasnya seabrek. Jadi, bukan lagi soal ibu bekerja atau stay at home mom. Pompa ASI itu penting untuk ibu menyusui, karena selain untuk menyiapkan cadangan ASI yang dibutuhkan seandainya harus meninggalkan bayi dalam jangka waktu yang agak lama, rutin memerah ASI juga merupakan salah satu cara untuk meningkatkan produksi ASI.

Sejak hamil anak pertama, pompa ASI adalah salah satu perlengkapan ibu menyusui yang masuk list wajib dibeli. Padahal waktu itu aku tidak bekerja dan tidak punya rencana kegiatan lain selain stay at home dan mengurus anak. Tapi terbukti sekali kalau pompa ASI-nya berguna sekali, apalagi masa-masa ASI melimpah, mengurangi sekali sakit pada payudara. 

Sayangnya, waktu itu aku tidak teredukasi dengan baik bagaimana memilih pompa ASI yang tepat. Waktu itu informasi belum semudah sekarang. Keluarga atau teman yang paham laktasi belum banyak. Edukasi hanya aku dapat dari dokter kandunganku waktu itu. Beliau sangat pro ASI. Aku sangat bersyukur sekali, mengingat rumah sakit tempat aku melahirkan waktu itu belum support ASI eksklusif for baby. 

Aku masih menggunakan pompa ASI yang sama sampai saat menyusui Moses. Setelah itu baru aku hibahkan. Itu pun karena ada kerabat yang sangat membutuhkan pompa ASI. Kalau gak ada yang minta, pasti aku simpan lagi untuk anak berikutnya. Perlengkapan bayi dan menyusui biasanya memang aku simpan dengan baik kalau sudah tidak dipakai. Apalagi kalau harganya mahal dan tahan lama seperti baby chair, baby bathtub, stroller gitu. Kalau baju bayi? Ya, beli terus itu sih :D

Saat menyusui Maira, aku tidak beli lagi pompa ASI. Sempat sih beberapa kali kepikiran, tapi ditunda-tunda terus, akhirnya malah gak jadi-jadi beli sampai Maira selesai ASI. 

Nah, baru deh pas Reiga lahir, timbul penyesalan kenapa ya, pas Maira gak beli lagi pompa ASI? Karena ternyata aku butuh banget pompa ASI selama menyusui Reiga ini. Selain aktivitasku seringnya meninggalkan Reiga di rumah, kondisi Reiga yang sempat beberapa bulan harus bolak-balik ke rumah sakit juga bikin proses menyusui secara langsung jadi kurang nyaman. 

Belajar dari pengalaman, aku jadi aware banget kalau sangat penting memilih pompa ASI yang tepat dan nyaman digunakan. Aku tidak mau asal beli saja. Mulai deh aku minta rekomendasi dari sesama ibu menyusui dan browsing di forum-forum parenting. Ada banyak sekali diskusi dan review pompa ASI dari para busui.

Ibu pintar harus cermat memilih pompa ASI. Nah, aku ada tips nih tentang apa saja sih yang sebaiknya diingat sebelum memutuskan membeli pompa ASI?

  • Tahu apa yang terbaik untuk diri dan anaknya. So, artinya, cari tahu dulu kebutuhan kita, Moms. Jangan karena kita ibu bekerja yang meninggalkan anak minimal 10 jam sehari di rumah, lantas langsung beli saja pompa ASI ukuran jumbo dengan harapan bisa menghasilkan ASI lebih banyak. Padahal kalau mau produksi ASI melimpah, ASI harus dikeluarkan secara teratur. Artinya, di sela-sela jam kantor, ibu tetap harus memerah ASI. Jadi, pilih pompa ASI yang fleksibel dibawa ke mana-mana.
  • Sesuaikan harga pompa ASI dengan anggaran rumah tangga. Kecuali untuk ibu yang merencanakan punya anak lebih dari 1, pompa ASI adalah investasi, jadi gak apa memilih yang mahal asal kualitasnya baik dan tahan lama.
  • Pilih brand pompa ASI yang sudah diakui secara global.
  • Pilih pompa ASI yang diproduksi berdasarkan riset terlebih dahulu. Brand pompa ASI yang melakukan riset terlebih dahulu biasanya lebih memahami kebutuhan konsumennya.
  • Pilih pompa ASI yang memiliki izin edar resmi dari Kemenkes RI dan izin edarnya itu terlihat dengan mudah, misalnya di kemasan luarnya.
  • Mudah cara mengoperasikan dan merawat kebersihannya tanpa mengurangi kualitas dan manfaat pompa ASI.

Alasan Memilih Pompa ASI Medela Swing Single

Medela adalah brand asal Swiss yang produk-produknya dibuat berdasarkan riset (clinical research). Sebagai produk yang ditujukan untuk mendukung pemberian ASI untuk bayi, Medela ini brand dari Swiss yang sudah diakui secara global. Hampir semua rumah sakit besar di Amerika, Eropa dan Asia menggunakan Medela. Di rumah sakit tempat Reiga lahir pun pakai pompa Medela. Ternyata enak pakainya. Tapi kan gak mungkin beli yang hospital grade ya untuk pemakaian sendiri. Paling pas, ya Medela Swing Single.




Pompa ASI Medela Swing Single ini, produknya praktis dan portable, gampang dibawa ke mana-mana. Dijamin hasil ASI banyak dalam waktu singkat. Makanya gak khawatir waktu ninggalin bayi liburan 3 hari kemarin :D

Untuk mengoperasikan Medela Swing Single bisa pilih mau pakai listrik atau baterai. Jadi kalau mau dibawa bepergian, jangan lupa juga bawa baterai AA 4 pcs ya.




Suara motor Medela Swing Single ini halus, gak berisik. Pompa ASI aku yang lama suaranya berisik. Bikin gak enak hati kalau mompa di tempat umum. Nah, ini, mau mompa malam-malam di dekat bayi juga gak masalah karena suara motor pompa gak akan mengganggu tidurnya.

Oya, sama satu lagi nih, daya hisapnya gak bikin sakit. Beda banget sama pompa ASI ku yang lama. Tiap mompa pasti meringis, walaupun lama-lama terbiasa sih, tapi tetap saja terasa. Makanya waktu pertama kali mencoba Medela Swing Single ini dan gak sakit, surprise banget. Efek merasakan sakit tiap mompa selama bertahun-tahun 😅

Medela Swing Single dilengkapi Real 2 phase technology yaitu stimulasi dan memerah. Nah, pemerahan yang simultan dikombinasikan dengan teknologi 2 fase inilah yang terbukti mampu meningkatkan produksi ASI dalam waktu lebih singkat. Motor Medela Swing Single dilengkapi tombol untuk menambah atau mengurangi daya hisap dan tombol let-down yang fungsinya untuk mengubah tahap stimulasi ke tahap memerah.




Karena dibuat berdasarkan riset, Medela Swing Single kerasa banget support breastfeeding-nya. Sangat nyaman digunakan dan membantu mengoptimalkan produksi ASI.

Selain itu gak perlu khawatir dengan kandungan bahannya. Semua komponennya BPA free yang aman untuk bayi. Izin edar di Indonesia pun sudah resmi. Bisa kelihatan dengan jelas karena izin edar dari Kemenkes RI (AKL/PKL) ditempel di luar kemasan produk. 

Pompa ASI baik open/closed system, yang paling penting adalah menjaga kebersihannya. Ibu pintar harus selalu menjaga higienitas pompa ASI karena erat kaitannya dengan kesehatan saluran cerna bayi. Jangan sampai ada sisa ASI yang mengendap akhirnya menyebabkan bakteri berkembang biak. Medela Swing Single ini cukup mudah cara perawatan dan membersihkannya. Semuanya ada lengkap di buku panduannya.

Berdasarkan pengalaman menggunakan pompa ASI Medela Swing Single, aku jadi merekomendasikan Medela Swing Single ke ipar yang melahirkan beberapa bulan lalu. Buat ibu-ibu menyusui dan calon ibu yang sedang mencari informasi pompa ASI, Medela Swing Single ini worth to buy banget.


4 comments

  1. Setuju. Saya juga dulu tetap punya pompa ASI meskipun sehari-hari bersama anak. Membantu banget kalau payudara lagi penuh karena ASI

    ReplyDelete

Hai!
Terima kasih sudah berkunjung dan membaca tulisan-tulisan di blog ini.
Silakan meninggalkan komentar dengan bahasa yang baik, asyik, dan sopan.
Komentar dimoderasi. Komentar anonim dan link hidup dalam komentar, mohon maaf, akan dihapus.
Salam hangat! :)