Kapan Anak Mulai Gosok Gigi?

Kapan anak mulai gosok gigi?

Pertanyaan ini datang dari adik iparku waktu melihat foto Maira yang sedang tersenyum. Katanya gigi Maira bagus. Alhamdulillah.

Perawatan gigi anak-anak memang menjadi salah satu hal yang aku perhatikan banget. Alasannya sederhana sih, karena sakit gigi itu nightmare banget. Aku pernah menyaksikan seorang sepupu yang masih kecil menangis sampai meraung-raung gara-gara sakit gigi. Kasian banget 😭Aku gak mau anakku mengalami seperti itu. Kita aja yang sudah dewasa sering gak bisa menahan sakit gigi, apalagi anak-anak kan? Makanya wajar banget kalau ada yang bilang, lebih baik sakit hati daripada sakit gigi 😏


Kapan anak mulai gosok gigi? Lebih tepatnya mungkin dikenalkan atau dibiasakan gosok gigi, ya. Aku gak tau sih kalau waktu yang tepat itu kapan. Karena anak-anakku aja beda-beda mulai terbiasanya. Tapi meskipun begitu, menurutku ritual menggosok gigi atau merawat kebersihan mulut itu sebaiknya dimulai sejak mereka lahir.

Aku share pengalaman merawat kebersihan mulut dan gigi anak-anak secara garis besarnya aja, ya. Mungkin ada yang sama, mungkin juga ada yang pakai cara berbeda. Feel free untuk berbagi di kolom komentar ya :)

Perawatan mulut, gusi dan lidah bayi sejak baru lahir.

Sejak lahir dan minum ASI, aku rutin membersihkan gusi dan lidahnya menggunakan kasa steril yang dibasahi air hangat. Minimal 2 kali sehari, pagi dan malam. Kadang-kadang di lidah bayi suka ada putih-putih sisa ASI atau muntah/gumohnya yang menempel. Nah itu aku bersihkan pakai kasa steril tadi. Bersihkannya pelan-pelan aja, jangan memaksakan jari masuk ke dalam mulut bayi karena bahaya. Tunggu aja, biasanya kan bayi suka menjulur-julurkan lidahnya keluar seperti sedang menghisap ASI. Saat lidahnya keluar, bersihkan pelan-pelan.


Sebenarnya ada juga sih alatnya khusus untuk membersihkan lidah bayi. Tapi aku gak pernah beli. 

Bayi 6 bulan yang sudah MPASI atau sudah muncul gigi.

Gigi pertama bayi biasanya tumbuh di usia 4-6 bulan, walaupun ada juga yang sampai usia 9 bulan masih ompong, alis belum tumbuh gigi. Contohnya anak keduaku, sampai 9 bulan masih ompong tapi sudah pintar bicara 😄 Kalau gigi pertama bayi sudah tumbuh, tandanya perawatan gigi sudah harus dimulai. Kalau baru 2 gigi, biasanya aku masih pakai kasa steril yang dibasahi air hangat untuk membersihkan giginya, belum pakai sikat gigi bayi. Penggunaan sikat gigi bayi biasanya aku mulai saat bayi sudah pintar menggenggam, sekitar umur 7-8 bulan. Sikat gigi bayi bisa dibeli di apotek atau baby shop. Ada gradenya sesuai pertumbuhan gigi bayi. Modelnya macam-macam dan lucu-lucu deh.

Ketika anak menolak gosok gigi

Di atas usia 1 tahun biasanya anak sudah mulai bisa menolak ketika mau dibersihkan gigi atau lidahnya. Contohnya? Ya Reiga 😭😭😭 Huhuhu drama banget deh tiap gosok gigi nih. Karena Reiga sudah makan macam-macam dan gigi susunya juga sudah hampir lengkap, gosok gigi jadi wajib hukumnya. Gak apa-apa deh drama panjang, asal tiap malam sebelum tidur gosok gigi dulu. Tapi kan gak boleh memaksa anak ya? Nanti aku tulis juga ya, gimana caranya supaya anak mau gosok gigi tanpa merasa dipaksa.

Kakak-kakaknya dulu juga ada masa-masa drama tiap gosok gigi. Tapi aku dan papinya selalu bertekad gak boleh kalah sama anak. Gimana caranya, harus gosok gigi. Karena nanti tuh, kalau konsisten dibiasakan, anak akan terbiasa dan sadar sendiri, gosok gigi setiap hari minimal 2 kali, terutama malam sebelum tidur. Maira itu udah gak perlu disuruh lagi gosok gigi. Setiap malam sebelum tidur, udah otomatis pipis, cuci kaki, tangan, muka dan gosok gigi. Enak kan kalau sudah terbiasa begitu. Rasanya perjuangan dan drama dulu membiasakan gosok gigi, terbayar 😅

Bagaimana caranya supaya anak senang gosok gigi?

Namanya anak-anak, semua aktivitas yang mereka lakukan adalah bermain. Jadi kalau mau anak terbiasa gosok gigi, jadikan kegiatan itu menyenangkan untuk mereka. 

  • Menggosok gigi bersama-sama. 

Cara ini sering aku pakai di awal-awal anak menggunakan sikat gigi pertamanya. Misalnya, ketika aku gosok gigi, aku ajak Reiga ke dekatku dan melihat aku menggosok gigi. Atau ajak gosok gigi bareng kakaknya. Biasanya lebih seru sih kalau bareng kakaknya, karena dia menganggapnya main bareng. 

  • Sebelum gosok gigi, ciptakan suasana menyenangkan. 

Ajak anak main dulu, cerita dulu, nyanyi-nyanyi dulu. Kalau anak sudah mengerti konsep bersih dan kotor, aku suka ajak bercermin dan melihat giginya. kasih tau kalau giginya kotor, nanti bisa sakit. Tunjukkan mimik sakit, suara kesakitan tapi dengan cara lucu dan menarik. Setelah anak mau gosok gigi, ajak becermin lagi. Tunjukkan ekspresi menyenangkan, takjub melihat giginya sekarang bersih. 


  • Pilih sikat dan pasta gigi khusus anak-anak.

Aku suka ajak anak-anak memilih sendiri sikat gigi mereka. Jadi pas pakai, mereka senang karena gosok gigi pakai sikat atau pasta gigi pilihannya sendiri. Sekarang kan banyak banget model sikat gigi anak. Pasta giginya aja rasanya macam-macam.

Tips tambahan dai aku nih. Meskipun anak sudah mau gosok gigi, tapi pasti gak bener deh. Giginya gak mungkin benar-benar bersih. Apalagi seumur Reiga gitu, gosok gigi sendirinya kan cuma ala-ala aja karena dibiasakan. Jadi untuk make sure giginya bersih, setelah anak tidur, aku bersihkan giginya pakai waslap. 


Punya tips lain seputar perawatan gigi anak? Share di kolom komentar yuk! Jangan lupa rutin periksa ke dokter gigi juga, ya. Kalau gigi anak bersih, pasti tambah senang kan melihatnya? Nah, yuk biasakan anak-anak gosok gigi sedini mungkin. Kunci sukses menanamkan kebiasaan baik kepada anak adalah sabar dan komitmen. Semangat, ya! 👌


4 comments

  1. Halo Mak. Aku kebetulan takut banget kalau sakit gigi. Jadinya aku sellau upayakan agar anakku ya nggak kena sakit gigi. Makanya aku rajin tuh suruh dia bersihkan gigi. Alhamdulillah selama ini ngak pernah ngeluh sakit gigi :)

    ReplyDelete
  2. aku mengajarkan anak gosok gigi agak ribet juga, entah mengapa anakku dari awal diajarkan gosok gigi , suka uek2 kaya mau muntah dan itu mirip suamiku. MNaknay dari awal aku peringatkan kalau gosok gigi gak boleh spt itu, alhamdulilah kebiasaan jelek itu sdh dr awal gak dibolehkan

    ReplyDelete
  3. Duh ngerasa bersalah karena lalai. Makasih tipsnya makk. Gigi maira beneran bagus

    ReplyDelete
  4. Entah kenapa mesmipun blm punya baby, tp suka banget baca-baca info kayak gini. Jadi punya bekal utk anak2 ku kelak mba..hihihi

    ReplyDelete

Hai!
Terima kasih sudah berkunjung dan membaca tulisan-tulisan di blog ini.
Silakan meninggalkan komentar dengan bahasa yang baik, asyik, dan sopan.
Komentar dimoderasi. Komentar anonim dan link hidup dalam komentar, mohon maaf, akan dihapus.
Salam hangat! :)