Cara Efektif Untuk Meningkatkan Kesadaran Dan Partisipasi Masyarakat Memilah Sampah Kemasan

Pernah gak menghitung berapa banyak sampah yang kita hasilkan setiap hari? Dan kemana sampah-sampah itu berakhir?

Di lingkungan rumahku, persoalan sampah ini cukup bikin pening dan menyita waktu. Pertama, karena tidak ada tempat pengolahan sampah seperti Bank Sampah yang lokasinya dekat. Kedua, belum ada upaya terpadu dari aparat desa dengan masyarakat setempat terkait pengolahan sampah rumah tangga dan lingkungan. Intinya, urusan sampah jadi urusan dan tanggung jawab masing-masing rumah tangga tanpa ada dukungan dari aparat setempat.

Tetangga di sekitar rumahku kebanyakan memilih membakar sampah. Hal ini sebenarnya sangat mengganggu. Kondisi udara yang sebenarnya masih lumayan bersih di daerah sini, jadi tercemar ketika ada yang membakar sampah. Percuma saja memberikan teguran ketika membakar sampah menjadi hal yang biasa dilakukan. 

Aku dan suami memilih untuk mengumpulkan sampah-sampah di rumah, kemudian secara berkala membawanya ke tempat pengolahan sampah. Lumayan jauh sih lokasinya, tapi lebih baik daripada membakar sampah. 

Persoalan pengelolaan sampah selalu jadi tantangan besar, baik di lingkup kecil seperti keluarga/rumah tangga maupun lingkup yg lebih besar, apalagi untuk kota besar seperti Jakarta. 

FYI aja nih, tiap orang itu rata-rata menghasilkan 0,5 - 0,7 kg sampah PER HARI. Banyak kaan? Nah, kalau dijumlahkan sejumlah penduduk Indonesia, jadinya berapa tuh? Berdasarkan catatan Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Indonesia, timbunan sampah di seluruh Indonesia pd thn 2017 mencapai 65,8 juta ton PER TAHUN. Dan hasil riset terbaru dari Sustainable Waste Indonesia (SWI) th 2018, baru 7% sampah yang berhasil didaur ulang dan 69% sampah berakhir di TPA. Padahal katanya daya tampung TPA itu ada batasnya. 

Dengan kondisi volume sampah saat ini dan diprediksi akan semakin meningkat seiring bertambahnya populasi dan kebutuhan masyarakat, sudah bisa disebut kondisi darurat sampah belum sih?

Pertanyaannya, mau sampai kapan mengandalkan TPA jadi solusi pembuangan sampah? Sementara di Jakarta sendiri saat ini volume sampah sudah mencapai 6.500-7.000 ton per hari. Sekitar 1200-1400 truk sampah setiap hari mengantar sampah ke TPA Bantargebang.

Memilah dan mengelola sampah jadi solusi paling tepat untuk mengatasi masalah sampah. Dan upayanya harus melibatkan seluruh elemen masyarakat. 


Cara Efektif Untuk Meningkatkan Kesadaran Dan Partisipasi Masyarakat Memilah Sampah Kemasan 




Untuk mendorong masyarakat aktif memilah sampah, PRAISE, sebuah asosiasi independen yg diinisiasi oleh 6 perusahaan (Coca Cola, Indofood, Nestle, Tetra Pak, Danone dan Unilever Indonesia), berinisiatif menempatkan 100 Dropping Box di berbagai wilayah di Jakarta seperti pertokoan, fasilitas pabrik, .

Tujuan dari Dropping Box ini adalah untuk mengedukasi sekaligus membiasakan masyarakat untuk mengumpulkan dan memilah sampah demi mendukung usaha daur ulang sampah kemasan.

Semakin banyaknya produk kemasan yang beredar sekarang ini, tidak dapat dipungkiri ikut berkontribusi menambah volume sampah masyarakat. Oleh karena itu PRAISE (Packaging and Recycling Association for Indonesia Sustainable Enviroment/Asosiasi Untuk Kemasan & Daur Ulang Bagi Lingkungan Indonesia yang Berkelanjutan) sebagai sebuah asosiasi independen secara aktif telah memulai, mendukung, memfasilitasi dan berinvestasi dalam berbagai program dan inisiatif menuju pengelolaan sampah kemasan yang holistik di Indonesia, khususnya dampak sampah kemasan.

Penempatan 100 Dropping Box di Jakarta tadi adalah langkah awal dari komitmen PRAISE. Harapannya program ini dapat mempercepat fungsi ekosistem daur ulangdan pemanfaatan kembali sampah sesuai prinsip Resource Efficiency dan Circular Economy.




Apa saja sih keunikan Dropping Box ini? 

1. Pasti pemilahannya: 
Konsumen dapat langsung memilah sampah yang akan dibuang di Dropping Box sesuai pengelompokkannya, yaitu Kertas dan Non kertas. Pengelompokkan ini dipastikan akan tetap terbagi mulai dari proses pengumpulan, pengangkutan hingga pengelolaan sampah.

2. Pasti prosesnya: 
Sampah-sampah yang sudah terpilah di Dropping Box akan diangkut oleh mitra Waste4Change secara berkala dan disalurkan ke Bank Sampah 

3. Pasti daur ulangnya: 
Sampah kemasan yang sudah terkumpul di Dropping Box, dipastikan tidak akan berakhir di TPS/TPA. Kemasan yang dapat didaur ulang akan disalurkan ke pabrik daur ulang. Sementara residu (bahan yang tidak dapat didaur ulang) akan diserahkan ke mitra pengolah dari Waste4Change.

4. Pasti edukasinya: 
Tiap Dropping Box dilengkapi infografis yang menarik. Selain itu dilakukan juga progam komunikasi berkelanjutan melalui media massa dan media soaial.




Untuk memastikan pemilahan sampah melalui Dropping Box ini terkelola dengan baik, PRAISE bermitra dgn Waste4Change, Bank Sampah dan didukung penuh oleh pemerintah (KLHK RI dan Dinas Lingkungan Hidup Jakarta) 

Nah, bagus banget ya, gerakan Dropping Box ini. Kita jadi terlatih utk memilah sampah sendiri dan YAKIN kalau sampah yang sudah dipilah melalui Dropping Box AKAN diproses dan PASTI didaur ulang.


20 comments

  1. Setiap menit sepertinya setiap orang akan menghasilkan sampah ya mbak, kemasan sekali pakai banyak sekali digunakan, ngeri ngebayanginnya kalo gak dipilah, numpuk menjijikkan krn tercampur

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaa ... Dan bukan cuma jijik, kalau gak bisa didaur ulang akhirnya malah merusak lingkungan

      Delete
  2. Di desa saya di Bali, penduduk setempat masih buang satu kresek plastik ke anak sungai terdekat. Sisanya lebih sering dibakar sendiri di masing-masing rumah. Ada juga dikumpulkan di TPA dimana TPA tidak resmi itu juga merupakan temoat pembakaran sampah besar-besaran lokasinya dekat dengan setra atau tempat ngaben.

    Kalau di Surabaya sudah ada bis Surabaya yang menerima pembayaran tiket bis dengan botol plastik bekas.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Menyebalkan sekali ya, kalau ada yang bakar sampah, apalagi besar-besaran :( Cuma 1 tetangga aja yang bakar sampah rasanya udah sesak -_-

      Delete
  3. Appreciation to my father who stated to me about this
    blog, this web site is truly amazing.

    ReplyDelete
  4. I as well as my guys appeared to be digesting the nice tips
    on your website and the sudden came up with an awful feeling I had not thanked the web site owner for them.
    All of the young men are already as a consequence passionate to read
    through them and already have in fact been loving
    these things. I appreciate you for truly being really
    accommodating and for pick out such helpful topics millions of individuals
    are really needing to be informed on. My honest apologies
    for not expressing appreciation to you earlier.

    ReplyDelete
  5. Hello there, You have done a great job. I'll certainly digg it and individually suggest
    to my friends. I am confident they will be benefited from this site.

    ReplyDelete
  6. I would like to thank you for the efforts you have
    put in writing this site. I am hoping the same
    high-grade website post from you in the upcoming as well.
    In fact your creative writing abilities has inspired me to get my own site
    now. Really the blogging is spreading its wings rapidly.

    Your write up is a great example of it.

    ReplyDelete
  7. Hello there, simply turned into aware of your blog via
    Google, and located that it is truly informative.
    I am gonna be careful for brussels. I'll be grateful in case you continue this in future.
    Lots of other people might be benefited out of your writing.
    Cheers!

    ReplyDelete
  8. Very interesting subject, appreciate it for posting.

    ReplyDelete
  9. There's definately a great deal to learn about this topic.
    I really like all the points you have made.

    ReplyDelete
  10. Support banget program2 seperti ini. Semoga tidak hanya di Jakarta saja tapi meluas ke seluruh Indonesia 👍

    ReplyDelete
  11. Hi Sary, temen kuliah gue 😂
    Gue seneng deh baca blog loe dengan tulisan2 yg mencerahkan kayak gini. Keep up the good work sist!

    -Qq-

    ReplyDelete
  12. wah aku sdh memilah2 sampah di rumahd an ditabung di bank sampah

    ReplyDelete
  13. Excellent, what a web site it is! This webpage provides valuable information to us, keep it up.

    ReplyDelete
  14. I don't even understand how I ended up here,
    but I assumed this post was great. I don't realize who you're but definitely you're going to a famous blogger if you happen to are not already.
    Cheers!

    ReplyDelete
  15. I got this web site from my buddy who told me on the topic of this web site and at
    the moment this time I am browsing this website and reading very informative posts here.

    ReplyDelete
  16. Heya i am for the first time here. I came across
    this board and I find It truly useful & it helped me out
    a lot. I hope to give something back and aid others like you aided me.

    ReplyDelete
  17. This information is invaluable. When can I find out more?

    ReplyDelete
  18. Thank you for sharing your thoughts. I truly
    appreciate your efforts and I will be waiting for your next
    post thank you once again.

    ReplyDelete

Hai!
Terima kasih sudah berkunjung dan membaca tulisan-tulisan di blog ini.
Silakan meninggalkan komentar dengan bahasa yang baik, asyik, dan sopan.
Komentar dimoderasi. Komentar anonim dan link hidup dalam komentar, mohon maaf, akan dihapus.
Salam hangat! :)