Me Time Di Kota Tua Semarang

Sejak punya anak, aku hampir tidak pernah bepergian pakai menginap sendirian. Kalau pun pergi menghadiri undangan blogger atau urusan pekerjaan, aku memastikan waktunya tidak sampai seharian dan ada yang mengurus anak-anak di rumah. Karena aku tidak punya asisten rumah tangga atau keluarga yang dekat dengan rumah, biasanya ya atur jadwal dulu sama suami atau anak-anak yang sudah besar untuk gantian di rumah.


Namun setahun terakhir ini aku ada beberapa kali meninggalkan anak-anak di rumah. Untuk apa? Ya untuk liburan lah 😂 Koq bisa? Ya, bisa dong. Pertama, karena meskipun waktu itu Reiga masih minum ASI, tapi anaknya kooperatif banget. Kalau ditinggal, gak pernah rewel. Sepertinya Reiga gak masalah diurus siapa pun selain mamanya. So, papi dan kakak-kakaknya gak kerepotan juga 😍

Pertengahan Mei 2018 lalu, aku berkesempatan pergi ke Semarang. Itu adalah kali kedua aku ke Semarang. Pertama kali singgah di kota Semarang sekitar tahun 2005-an. Udah lama banget, ya ... Waktu pertama kali ke sana, aku langsung jatuh cinta dengan keteduhannya, ketenangannya. Pokoknya suasana kotanya koq beda banget dengan Jakarta dan Depok yang hiruk pikuk. Suamiku sendiri beberapa kali tiap pulang tugas dari Semarang selalu merasakan hal yang sama. Bahkan kita sempat punya impian, cari kerja dan pindah ke Semarang aja.

Kalau menurutku, Semarang memang cocok untuk dijadikan salah satu tempat favorit untuk jalan-jalan atau liburan yang menenangkan. Salah satu tempat yang menarik perhatianku adalah Kota Tua Semarang.

Menurut artikel di wikipedia, pada abad 19-20, Kota Tua Semarang adalah kawasan perdagangan. Luas kawasan ini sekitar 31 hektar. Sampai saat ini kita masih bisa melihat bangunan-bangunan tua dengan desain yang identik dengan gaya Eropa pada zaman kolonial. Pada saat aku kesana sedang ada pemugaran beberapa gedung namun desainnya tetap dipertahankan seperti aslinya.




Tidak banyak foto yang aku ambil di Kota Tua Semarang waktu itu. Hanya berjalan-jalan menyusuri jalanan kota sambil menikmati suasana. Kalau boleh, rasanya gak mau pulang deh.

Teman-teman ada yang jatuh cinta dengan suasana kota tua seperti Kota Tua Semarang juga seperti aku? Atau sedang merencanakan jalan-jalan ke Semarang? Yuk, buruan hunting tiket pesawat di Pegipegi. Di Pegipegi kalian bisa dapat harga lebih murah karena banyak promo loh. Pegipegi juga kerjasama dengan ribuan jaringan hotel, jadi bisa sekaligus hunting tiket dan hotel dalam satu tempat. Pastinya, harganya jadi lebih murah daripada harga resmi. Nah, kalau sudah beli tiket dan booking hotel di Semarang, jangan lupa mampir ke Kota Tua ya!



3 comments

  1. Terakhir nginep di Semarang 4 tahun lalu dan memang keren Kota Tua-nya
    Setelahnya cuma transit saja di Semarang waktu jalam pulkam Madiun&Kediri.
    Jadi kangen ke sana lagi...

    ReplyDelete
  2. Ꭺttractive component of content. I just stumbled upon your
    webloց and in accession captal tօ assert that I аhquire actuallү enjoyed account
    your weЬlog posts. Any way I will be subscribing on your feeɗs or even I success you get admission to constantly quickly.

    ReplyDelete
  3. pengen banget explore semarang tp blm keturutan nih

    ReplyDelete

Hai!
Terima kasih sudah berkunjung dan membaca tulisan-tulisan di blog ini.
Silakan meninggalkan komentar dengan bahasa yang baik, asyik, dan sopan.
Komentar dimoderasi. Komentar anonim dan link hidup dalam komentar, mohon maaf, akan dihapus.
Salam hangat! :)

Recommended Post