Bagaimana Caranya Supaya Maira Tetap Sehat Berpuasa Di Tengah Pandemi Covid 19?



Bagaimana caranya supaya Maira tetap sehat berpuasa di tengah pandemi Covid 19?

Tahun ini adalah tahun kedua Maira puasa. Maira mulai belajar puasa 1 hari penuh sejak tahun lalu, waktu masih TK B. Seperti kakak-kakaknya, aku gak pakai target saat mengajarkan Maira puasa. Pokoknya sekuatnya dia saja. Eh, ternyata, anaknya anteng banget. Hari pertama kedua saja dia ada bilang lemas, pusing. Hari-hari berikutnya, beraktivitas saja seperti biasa. Kalau gak salah aku suka share Maira belajar puasa pertama kali ini di Ig-nya @mairajingga atau IG-ku deh. Sekalian follow lah ya kalau mau ngecek-ngecek 😃

Tahun ini juga begitu. "Rewel"-nya justru sebelum bulan puasa datang. "Nanti Ia pusing." "Nanti Ia lapar terus perut Ia sakit, gimana?" "Ugh, Mama, Ia deg-deg-an nih mau puasa." Hadeh ... 😂 Begitu puasa dimulai, gak ada mengeluh sama sekali. Dibilang excited, engga. Dibilang takut dimarahin kalau gak puasa atau terpaksa, juga. Ya, pokoknya biasa aja. Main seperti biasa, belajar seperti biasa. Gak ada mengeluh lapar, haus, lemas dll dari hari pertama puasa. 

Btw, ini gak semuanya anakku kayak Maira loh. Karena justru kalau kakak-kakaknya itu dulu drama banget. Yang nangislah, pucat pasi udah kayak mau pingsan segala - tapi gengsi mau buka - lah 😌

Situasi seperti saat ini, udah pastilah membuat aku cemas dan concern banget dengan kondisi kesehatan keluarga, terutama Maira, anak terkecil yang ikutan puasa. Sempat kepikiran, nanti kalau puasa, Maira kuat gak ya? Kalau sakit karena kurang makan, gimana, ya? Makanya aku jadi lebih realistis saja dan tetap gak pakai target sama sekali meskipun ini tahun kedua untuk Maira. Apalagi tahun ini dia udah SD kan. Ada tugas dan jadwal harian selama bulan Ramadan yang harus diisi. Khawatir Maira jadi merasa tertekan karena harus laporan tiap hari ke Bu Guru dan memaksakan diri berpuasa.


Kegiatan Sanlat Virtual #dirumahaja


Ternyata, Mama Sary saja ya parno ya? Karena anaknya biasa saja tuh. Jadi, yang aku pikirkan adalah, bagaimana caranya supaya Maira tetap sehat berpuasa di tengah pandemi Covid 19?

  • Ini yang paling penting banget. Lanjutin terus DI RUMAH AJA! Gak keluar dari area rumah sama sekali. Padahal anaknya udah ribut terus pengen jajan buat buka puasa ke minimarket dekat rumah. Soalnya dari sejak sekolahnya dari rumah aja, anak-anak memang sama sekali gak keluar rumah. Untungnya mereka masih bisa main di halaman. Cuma ya, bosen, pengen jajan!
  • Mengatur pola makannya. Selama puasa Maira tetap makan 3x sehari. Saat buka puasa, malam hari 1 jam sebelum tidur dan sahur. Pola makan seperti ini sudah aku terapkan sejak Maira pertama kali puasa dan untuk abangnya, Moses. 
  • Makan buah dan sayur waktu buka puasa dan double prohe saat sahur. Menu double prohe untuk sahur ini wajib banget untuk Maira. Soalnya berdasarkan pengalaman, kalau kurang protein pasti sesiangan dia lemas dan pucat. Mungkin lapar ya. Menu double protein ini bisa kombinasi daging dan telur, ayam dan telur, ikan dan telur. Sayangnya Maira tuh gak suka telur, jadi agak tricky juga. Palingan dia mau makan kalau telurnya dimasak balado.
  • Minum susu 2x sehari. Malam sebelum tidur dan sebelum makan sahur.
  • Minum 5 gelas air putih dari sejak buka puasa sampai dengan sebelum tidur dan 3 gelas saat sahur. Jarak minumnya dia atur sendiri. Kebetulan Maira tuh gak terlalu suka minuman sirup atau minum minuman lain selain air putih dan susu coklat. Sehari-hari juga memang hanya minum air putih saja. Jadi ya gak susah-susah amat sih, cuma agak dipadetin aja waktunya kan. Pas sahur minum air putih banyak-banyak memangnya gak beser? Beser sih, pasti dia ada bangun 1-2 kali setelah sholat subuh kepengen pipis. Tapi, ya, itu tadi, karena ternyata anaknya anteng, ya dia bangun aja gitu, minta anter ke kamar mandi terus langsung tidur lagi. Nanti bangun jam 7 an.
  • Konsumsi multivitamin untuk menambah daya tahan tubuhnya. Sempet susah nyari vitamin yang biasa diminum Maira karena stok kosong di mana-mana. Kalaupun ada, harganya jadi 3-4 kali lipat lebih mahal. Untunglah akhirnya official storenya di ecommerce setiap 1 minggu sekali menjual limited stock dengan harga normal. 

Ada yang mau nambahin tips lain supaya anak tetap sehat berpuasa di tengah situasi seperti sekarang ini? Boleh yuk berbagi di kolom komentar.

Semoga kita selalu sehat ya!



1 comment

Hai!
Terima kasih sudah berkunjung dan membaca tulisan-tulisan di blog ini.
Silakan meninggalkan komentar dengan bahasa yang baik, asyik, dan sopan.
Komentar dimoderasi. Komentar anonim dan link hidup dalam komentar, mohon maaf, akan dihapus.
Salam hangat! :)

Popular Posts